suplemenGKI.com

Ulangan 18:9-20

 

Taat Pada Tuhan

 

Pengantar
Musa telah dipakai Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, dan itu berarti bangsa Israel sudah bukan lagi sebagai bangsa yang ditindas oleh Mesir namun menjadi bangsa yang merdeka. Apakah dengan demikian bangsa Israel dapat menjadi bangsa yang baik? Tentunya bangsa Israel tidak dapat secara otomatis menjadi bangsa yang baik, maka mereka tetap harus dituntun untuk dapat menjadi bangsa yang baik?

 

Pemahaman

Ay 9-11 , Apa yang Tuhan nasihatkan kepada bangsa Israel melalui Musa?
Ay 12-14, Perbuatan apakah yang menjadi kejijikan bagi Tuhan?
Ay 15-20, Apa yang dijanjikan Tuhan kepada bangsa Israel?

Bangsa Israel telah bebas dari penjajahan bangsa Mesir, namun ini bukan berarti bangsa Israel menjadi bangsa yang beradab. Bangsa Israel perlu dituntun oleh Tuhan untuk menjadi bangsa yang semakin beradab. Tuhan memberikan FirmanNya kepada bangsa Israel melalui nabi Musa.

Tuhan mengingatkan bahwa mereka dapat bebas dari penjajahan Mesir bukan karena kehebatan mereka namun karena campur tangan Tuhan. Maka Tuhan yang sudah membebaskan bangsa Israel berjanji akan memberikan tanah perjanjian itu kepada bangsa Israel.

Sebelum bangsa Israel menempati tanah perjanjian itu, Tuhan memberikan peringatan-peringatan yang keras kepada mereka. Yang pertama, Tuhan mengingatkan bahwa perilaku bangsa Israel jangan seperti bangsa-bangsa lain, jangan mempersembahkan anak laki-laki atau anakperempuan sebagai korban persembahan, karena hal itu merupakan kekejian bagi Tuhan. Kedua, Tuhan juga melarang mereka untuk menjadi seorang peramal, penelaah, penyihir, pemantera atau seorang yang bertanya (komunikasi) kepada arwah-arwah, hal-hal ini juga merupakan kekejian bagi Tuhan.

Tuhan mengerti betul bahwa mereka sudah terbiasa dan sering melihat penyembahan berhala di negeri Mesir, banyaknya patung-patung yang dibuat dan disembah oleh bangsa Mesir. Maka  Tuhan tidak ingin bangsa Israel hidupnya dicemari oleh penyembahan berhala dan kuasa roh-roh jahat.

Tuhan ingin menjadikan bangsa Israel sebagai bangsa yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain, sebagai bangsa yang mengenal Tuhan yang hidup, maka Tuhan menghendaki bangsa Israel menjadi bangsa yang taat akan hukum-hukum Tuhan serta hidup tidak bercela dihadapanNya. Ketiga, Tuhan menghendaki supaya bangsa Israel mengetahui nabi yang benar dan nabi yang salah. Nabi yang benar akan membawa berita dari Tuhan, sedangkan nabi yang palsu membawa berita demi kepentingannya sendiri. Namun Tuhan tetap akan menuntut pertanggung-jawaban dari setiap mereka, baik nabinya yang palsu atau menuntut dari mereka yang tidak mau mentaati nabinya yang benar.

Tuhan juga berjanji akan memberikan seorang nabi dari tengah-tengah mereka, dan Tuhan memberikan firmanNya kepada nabi tersebut, dan bangsa Israel diharapkan untuk mentaatinya.

 

Refleksi
Renungkanlah: Seberapa besar kita ini taat kepada Tuhan? Seberapa besar kita ini menjalankan hukum-hukumNya?

 

Tekadku
Ya, Tuhan ajarilah kami untuk mentaati perintah-perintahMU, agar kami tidak tersesat di dunia ini.

 

Tindakanku :
Hari ini, mengingat perintah Tuhan dan mencoba mentaatinya (satu saja). Misalnya: Perintah Tuhan Kasih, Keadilan, Kebaikan dll.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*