suplemenGKI.com

Senin, 24 Juni 2019.

23/06/2019

Bacaan : 1 Raja-raja 19 : 9 – 18

Thema : Kita tidak berjuang sendiri

PENGANTAR
Pernahkah saudara mengalami hal yang buruk/tidak mengenakkan, padahal saudara telah melakukan hal-hal baik dalam melayani Tuhan ?  nabi Elia berjuang untuk menyadarkan bangsa Israel dari perbuatan mereka yang salah menyembah baal, dengan memerangi 450 nabi baal. Akan tetapi ternyata justru nabi Elia mengalami kenyataan yang buruk. Ia diancam oleh Izebel, dikejar dan akan dibunuh.

Menghadapi kenyataan pahit tersebut nabi Elia harus lari dan kehilangan semangat ( ayat 3-7), bahkan ia merasa sendiri dan tidak ada jalan keluar dari masalah yang ia hadapi. Benarkah demikian ? melalui bacaan hari ini kita akan menemukan jawabannya.

PEMAHAMAN.

  1. Mengapa nabi Elia merasa sendiri ? ( ayat 9-14 )
  2. Bagaimana tindakan Tuhan untuk menolong Elia ? ( ayat 15 – 18 )

Dalam bacaan kita hari ini terjadi percakapan yang menarik antara Tuhan dan Elia, ketika Elia masuk kedalam gua di gunung Horeb. Tuhan bertanya kepada Elia, “ Apakah kerjamu disini hai Elia ?”. Jawab Elia, “Aku bekerja segiat-giatnya bagi Tuhan, Allah semesta alam………..dan mereka ingin mencabut nyawaku” (ayat 9-10).

Ketika kita menyelami apa yang dilakukan nabi Elia dan apa yang kemudian menimpanya, maka wajarlah kalau Elia melarikan diri dari Izebel ke gunung Horeb untuk berlindung kepada Tuhan. Dan wajar juga kalau ia berpikir bahwa ia berjuang seorang diri, karena tidak ada orang disampingnya ketika menghadapi ancaman dari Izebel. Namun  benarkah apa yang dipikirkan oleh nabi Elia ? Apakah Tuhan akan membiarkan nabi Elia ? Ketika Elia menghadapi masalah, maka Elia datang kepada Tuhan, itu adalah hal yang tepat, namun dalam bacaan kita juga dikisahkan bahwa Tuhan datang untuk mencari Elia. Dan ini menarik untuk kita lihat bersama, bagaimana campur tangan Allah dalam membangkitkan semangat nabi Elia pada waktu itu.

Satu hal yang tidak kita sadari ketika permasalahan menimpa kita, kita sering kali tergesa-gesa dalam menyimpulkan sesuatu masalah, seperti, kita merasa berjuang sendiri. Ketika Elia merasa sendirian dalam menghadapi masalahnya. Sebenarnya Elia tidak sendirian tetapi ada orang-orang yang siap untuk membantunya, dan lebih dari semuanya itu ialah ada Tuhan yang senantiasa siap untuk menolong Elia. Dialah Tuhan yang akan senantiasa menopang dan menolong Elia.

Hal ini juga mengingatkan kita dalam melayani Tuhan, bahwa kita tidak berjuang sendiri. Ada orang-orang yang sudah siap menolong kita dalam melayani Tuhan. Juga Tuhan yang selalu siap menolong kita dalam menghadapi setiap persoalan. Tuhan beserta kita. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : apakah anda pernah merasa berjuang sendiri dan menghadapi persoalan sendiri dalam melayani Tuhan ? Bagaimana cara anda menghadapi persoalan ? Tahukah anda bahwa sebenarnya ada orang-orang yang siap menolong saudara ? Sadarkah anda bahwa Tuhan juga selalu siap menolong anda ?

TEKADKU.
Tuhan, ampunilah saya ketika saya berpikir bahwa saya berjalan dan berjuang sendiri dalam melayani Tuhan.

TINDAKANKU
Saya harus belajar mengerti kehendak Tuhan dalam melayani-Nya, dengan mengajak orang-orang yang mendukung pelayanan yang saya kerjakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«