suplemenGKI.com

INGATLAH KEPADA YESUS KRISTUS

2 Timotius 2 : 8-13

 

PENGANTAR
Satu-satunya perintah dalam perikop ini adalah, Ingatlah ini : ”Yesus Kristus……”. Hal ini mendorong rasul Paulus dapat memberitakan Injil dengan berani dan sukacita, supaya setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus mendapat keselamatan. Dengan selalu mengingat kepada Yesus Kristus, maka kita akan dimampukan menjalani kehidupan iman kita dan pelayanan kita, baik suka maupun duka.

Melalui renungan hari ini kita akan ditolong memahaminya.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang menjadi pesan rasul Paulus kepada Timotius dengan berkata, “Ingatlah ini” ( ayat 8 )
  2. Bagaimanakah sikap orang Kristen yang seharusnya ketika harus menderita ? (ayat 9-10 )
  3. Apa yang dapat kita rasakan tentang kesetiaan Tuhan ? ( ayat 11-13 )

Rasul Paulus berpesan kepada Timotius, agar Timotius senantiasa mengingat kepada Yesus Kristus (ayat 8). Artinya Yesus Kristus yang mati dan bangkit kembali yang menjadi pusat pemberitaan rasul Paulus, juga harus menjadi pusat pemberitaan Injil yang dilakukan oleh Timotius. Mengapa harus selalu mengingat kepada Yesus Kristus ? Mengingat Yesus Kristus berarti juga mengingat akan segala kebesaran-Nya, kuasa, karya-karya-Nya dan pengorbanan-Nya. Dengan selalu mengingat kepada Yesus Kristus akan membuat kita tidak mengeluh dan bersungut-sungut ketika menghadapi penderitaan.

Setiap orang kristen seharusnya berani menderita karena melakukan kebenaran dan kehendak Allah (ayat 9). Hal tersebut sebagai harga yang harus dibayar sebagai umat percaya yang harus diterima dengan sabar (ayat 10). Rasul Paulus sendiri tidak mempersoalkan seberapa sering dan beratnya ia menderita sebagai pemberita Injil. Yang penting adalah bahwa Injil itu menawarkan kemuliaan kekal atau keselamatan yang jauh melampaui penderitaan kita di dunia ini.

Gambaran tentang kemuliaan kekal atau keselamatan digambarkan secara puitis  dalam ayat 11-13. Yang pertama menyatakan tentang perubahan status atau pertobatan yaitu mati dan bangkit bersama Kristus. Kedua adalah perlunya orang yang sudah bertobat untuk bertekun dalam iman. Dan yang ketiga adalah walaupun seringkali orang Kristen tidak setia kepada Kristus namun Kristus tetap setia. Karena kesetiaan adalah sifat Kristus.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil saat hening sejenak : apakah anda sudah memusatkan diri kepada Kristus, dalam perjalanan iman dan pelayanan yang anda lakukan ?

TEKADKU
Ya Tuhan, saya menyadari bahwa dalam perjalanan iman dan pelayanan saya, seringkali tidak memfokuskan diri kepada Yesus Kristus.  Ampunilah saya dari ketidakfokusan saya kepada Kristus.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya harus belajar untuk fokus kepada Kristus, baik iman saya maupun pelayanan saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*