suplemenGKI.com

Senin, 23 Juli 2012.

22/07/2012

Bacaan : 2 Raja-raja 4 : 42-44.

PEMBERIAN YANG BERMANFAAT MELAHIRKAN MUJIZAT

Ada cerita  klasik yang yang pernah terjadi disalah satu Panti asuhan. Pada suatu ketika sebuah Panti asuhan anak yatim piatu mengalami krisis keuangan dan itu berdampak kepada pemberian makan kepada anak-anak panti. Hari itu semua bekal makanan juga telah habis sehingga tidak ada makanan sama sekali yang dapat di masak. Pemimpin panti mengajak berpuasa seluruh penghuni panti  dari anak-anak sampai yang dewasa, dari pagi sampai jam makan malam belum juga ada tanda-tanda bahwa ada makanan. Akhirnya mereka semua berkumpul di ruang makan untuk makan malam, walaupun belum ada makanan, mereka tetap berdoa untuk makan malam  dan setelah doa selesai secara mengejutkan mereka mendapat kiriman makanan dari sebuah restoran terkenal di kota tersebut sehingga semua penghuni panti asuhan dapat makan malam yang memuaskan.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apa yang sedang terjadi dengan orang-orang di sekitar nabi Elisa ?
  2. Mengapa seseorang dari Baal Salisa membawa bahan makanan kepada nabi Elisa ?
  3. Bagaimana respon Elisa ? untuk apa pemberian tersebut ?

RENUNGAN.

Rupanya orang yang datang dari Baal Salisa tersebut adalah seseorang yang menolak memberikan persembahannya kepada  para imam dan suku lewi yang saat itu sedang buruk aklaknya ( bandingkan 1 Raja 12 : 28-31 ). Sebaliknya karena ia adalah orang yang beriman kepada Tuhan maka ia membawa persembahannya kepada nabi Tuhan yang sejati, yang setia kepada Tuhan. Orang tersebut membawa dua puluh roti jelai dan gandum baru dalam sebuah kantong ( ayat 42 ).

Pada saat itu Israel sedang dilanda kelaparan yang berdampak kepada seluruh rakyat termasuk orang-orang yang ada disekitar nabi Elisa. Oleh  sebab itu ketika ada orang  datang membawa makanan nabi Elisa memerintahkan bujangnya untuk memberikan kepada seratus orang yang benar-benar membutuhkan makanan yang sedang dilanda kelaparan.  Menurut bujangnya nabi Elisa, makanan tersebut tidak mungkin cukup untuk 100 orang akan tetapi  nabi Elisa berkata,”beginilah Firman Tuhan : orang akan makan bahkan akan ada sisanya”. Dengan senang bujangnya Elisa menghidangkan 20 roti jelai tersebut kepada 100 orang dan setelah makan dengan kenyang tepat seperti yang dikatakan Elisa bahwa akan ada sisanya dan ternyata benar masih ada sisanya ( ayat 44 ). Bukankah itu mujizat Tuhan luar biasa kan !

Jika kita lihat pemberian orang Baal Selisa tersebut benar-benar bermanfaat bagi orang lain yang saat itu sedang membutuhkan makanan. Mungkin ketika ia berangkat dari rumahnya membawa pemberiannya ia tidak berfikir bahwa nanti akan bermanfaat bagi orang lain tetapi ternyata pemberian tersebut sangat bermanfaat bagi orang lain. Barangkali hal ini dapat mencelikkan matahati kita ketika kita akan memberi sesuatu baik untuk pekerjaan Tuhan maupun untuk orang lain. Bahwa setiap pemberian kita baik untuk pekerjaan Tuhan maupun untuk orang lain pastilah sangat bermanfaat dan sangat di tunggu dalam pekerjaan Tuhan. Pemberian apapun yang kita lakukan hal itu sangat berarti dalam pekerjaan Tuhan. Oleh sebab itu jika kita memberi , lakukanlah itu dengan senang hati dan sukacita.    Bagaimana dengan saudara ? apakah saudara sudah belajar memberi ? lakukanlah dengan rela hati dan sukacita. Tuhan memberkati. Amin.

Selamat memberi dengan hati bersukacita”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»