suplemenGKI.com

LUPA KEBAIKAN TUHAN

Mikha 6:1-5

 

Pengantar

Pasal 4 dan 5 dalam kitab Mikha menubuatkan kedatangan dan karya Mesias. Nubuat itu mencakup penggenapan segala sesuatu, yang menurut Mikha akan terjadi melalui dosa, penghukuman, dan penyelamatan. Dalam pasal dua terakhir yaitu pasal 6 dan 7, Mikha menggambarkan dosa bangsanya, dan penghukuman dari Tuhan terhadap mereka. Mikha juga menubuatkan bahwa bangsa-Nya akan mengakui dosa-dosa mereka dan menerima berkat-berkat yang telah dijanjikan Allah kepada mereka. Semua ini dikemukakan dalam bentuk tuntutan hukum. Sang Nabi digambarkan sebagai penuntut umum bagi Tuhan, dengan gunung-gunung dan bukit-bukit sebagai saksi di pengadilan dan para hakim.

Pemahaman

  • Ayat 1-2         : Mengapa Mikha memanggil dan memerintahkan umat-Nya untuk mendengar ucapan Tuhan?
  • Ayat 3-5         : Mengapa Allah mempertanyakan dan mengingatkan kembali kebaikan yang telah Ia lakukan kepada bangsa-Nya? Apakah maksud Allah?

Allah memakai Mikha untuk memanggil umat-Nya karena Ia mempunyai tuduhan terhadap umat-Nya yang akan disampaikan di ayat 9-16. Oleh karena itu, umat harus mendengarkan keluhan Allah dan membenarkan tindakan-tindakan yang telah mereka lakukan, jikalau mereka bisa. Karena Tuhan telah menunjuk saksi-saksi yang tak tergoncang yaitu gunung-gunung dan bukit-bukit.

Pertanyaan Allah kepada umat-Nya dapat diungkapkan ulang dengan sebagai berikut: Apakah yang telah Kulakukan kepadamu sehingga membuat engkau lelah dan bosan untuk taat kepada-Ku? Apakah hubungan dengan Allah membuahkan beban berat bagi umat-Nya? Bukankah hubungan dengan Allah akan mengangkat seluruh beban umat-Nya sebab Ia membimbing, melindungi dan mengajar umat-Nya? Pertanyaan Tuhan ini seolah-olah memperlihatkan ketidakmengertian Allah terhadap perilaku bangsa Israel yang hidup dalam dosa. Allah ingin bangsa Israel kembali mengingat akan kebaikan yang telah Ia lakukan kepada mereka. Allah yang telah menebus Israel dari tanah perbudakan. Ia telah memberikan kepada mereka pemimpin besar seperti Musa, Harun dan Miryam. Ia juga telah melindungi mereka dari serangan musuhnya dan menuntun mereka melewati padang belantara menuju tanah perjanjian. Sepertinya bangsa Israel telah lupa akan segala kebaikan dan kasih Allah kepada mereka. Seringkali kita lupa atau pura-pura lupa akan kebaikan yang telah kita terima dari Tuhan dengan terus melakukan dosa, sehingga Allah-lah yang mengingatkan kita akan kebaikan yang pernah Allah lakukan kepada kita. Kita tidak membalas kebaikan dan kasih Tuhan dengan tetap taat dan setia kepada-Nya, melainkan tetap hidup dalam dosa yang sudah biasa kita lakukan.

Refleksi

Renungkanlah apakah kitajuga lupa akan kebaikan Tuhan sehingga kita tetap hidup dalam dosa-dosa kita? Cobalah ingat dan sebutkan semua kebaikan yang pernah Allah lakukan kepada kita dan janganlah lagi kita balas kebaikan dan kasih Allah dengan dosa tetapi dengan taat dan setia pada-Nya.

Tekadku

Ya Tuhan, tolong saya untuk meninggalkan dosa yang biasa saya lakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kebaikan yang saya terima dari-Mu dan atas kasih setia-Mukepadaku.

Tindakanku

Menghitung kebaikan Tuhan hari ini dan tidak lagi melakukan dosa yang biasa saya lakukan setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«