suplemenGKI.com

MENGARAHKAN HIDUP PADA KEMURAHAN TUHAN

Yesaya 55 : 1 – 9

Pengantar
Dalam kesusahan hidupnya, manusia cenderung kehilangan arah kehidupan. Kesusahan akan menghilangkan pengalaman-pengalaman baik dan indah yang pernah terjadi dalam hidupnya, sehingga tidak mampu melihat sumber kebaikan dan keindahan hidup. Bahkan tidak mampu merasakan kehadiran TUHAN yang sesungguhnya dekat (baca: mendekat) kepada kita. Bacaan kita pada hari ini mengajak kita untuk melihat TUHAN yang setia memelihara kehidupan umat-NYA. Jadi marilah kita memperhatikan apa yang dinyatakan dalam Yesaya 55 : 1 – 9 sebagai nasehat hidup yang penting bagi kita sebagai umat-NYA.

Pemahaman
Ayat 1 – 3a          :  Apa yang menjadi nasehat TUHAN kepada umat-NYA?

Ayat 3b – 6          :  Bagaimana perjanjian TUHAN bagi Daud dan Israel?

Ayat 6 – 9            :  Apa makna perkataan “Carilah TUHAN”?

TUHAN menasehati sekaligus mengajak umat-NYA untuk melihat karya pemeliharaan TUHAN yang begitu penuh perhatian dan kemurahan bagi mereka, dan karena itu baiklah umat hidup mendengar TUHAN. Dengan mendengar TUHAN maka umat akan terjamin kehidupannya dan menikmati segala kebaikan TUHAN.

Semua ini didasarkan pada perjanjian TUHAN kepada Daud dan Israel. TUHANlah yang telah mengikat perjanjian dengan umat-NYA. TUHAN yang menetapkan Daud menjadi saksi bagi bangsa-bangsa dan menjadi raja bagi Israel. Dan Israel akan diagungkan di antara bangsa-bangsa, hanya karena TUHAN Yang Mahakudus yang melakukannya.

Perkataan “Carilah TUHAN” bukan menunjuk pada upaya manusia, tetapi menunjuk pada arah hidup manusia. TUHANlah yang mendekat kepada manusia, maka berserulah kepada-NYA, kembalilah kepada-NYA, dan hidup dalam rancangan-NYA. Dengan mencari TUHAN maka umat diarahkan untuk berbalik dari kefasikan hidupnya dan beroleh pengasihan serta kelimpahan pengampunan TUHAN.

Refleksi
Renungkanlah sejenak! Apa yang kita cari dalam hidup ini? Siapa yang kita dengar dalam berbagai pergumulan dan rancangan hidup kita? Masihkah kita yakin akan perjanjian TUHAN bagi umat-NYA?   Dan yakin bahwaTUHAN ada dekat dengan kita.

Tekad
Ya TUHAN, tolonglah saya akan dapat hidup terarah kepada-MU dan hanya mendengar serta berseru kepada-MU dalam segala perkara.

Tindakanku
Hari ini saya akan lebih mengarahkan hidup kepada TUHAN dan berbalik dari berbagai rancangan hidup yang tidak sesuai dengan rancangan-NYA.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*