suplemenGKI.com

Bacaan : Yesaya 61 : 1-11.

“Berita keselamatan diperdengarkan”

PENGANTAR.
Bagi orang-orang yang terbuang, orang-orang sengsara, orang-orang yang berkekurangan,  miskin  dan tertekan, merupakan gambaran umat yang hidupnya sedang terbelenggu dalam pembuangan yang penuh dengan penderitaan.  Sedangkan sebagai kontrasnya adalah kata-kata, “kabar baik”, “pembebasan”, “kelepasan”, “Tahun Rahmat Tuhan” sebagai berita yang hendak disampaikan oleh sang Nabi kepada umat Tuhan. Lalu bagaimana respon umat terhadap berita tersebut ? mari kita menyimak renungan kita hari ini.

PEMAHAMAN.

  1. Berita apa yang  disampaikan oleh nabi kepada umat  ? ( ayat 1- 9 )
  2. Bagaimana respon umat atas berita yang disampaikan oleh nabi ? ( ayat 10-11 )

Pada masa ini umat Tuhan sebagian sudah pulang ke negri Israel  dan sedang membangun  tembok-tembok Yerusalem. Namun sebagian masih berada dalam pembuangan dan sedang memkirkan  bagaimana mereka dapat pulang.  Sebagai orang-orang tawanan, mereka telah banyak merasakan pahit getirnya hidup dalam pembuangan. Namun semua itu menjadi pelajaran yang berharga bagi mereka untuk melihat langkah didepan mereka, ketika sang nabi memberitakan berita sukacita tentang pembebasan kepada orang-orang tawanan ( ayt 1 ) bahkan berita tentang tahun rahmat Tuhan ( ayt 2 ). Berita pembebasan ini dikiaskan kepada tahun sabat yaitu tahun penghapusan hutang dimana dibebaskan hamba-hamba dan orang-orang miskin yang berutang. Atau juga dikiaskan dengan tahun Yobel, dimana masing-masing umat mendapat bagian dalam tanah pusaka umat Israel dan dengan demikian menjadi merdeka, tahun seperti itu disebut tahun rahmat dimana orang-oraang yang tertindas dilepaskan.

Berita pembebasan ( baca : keselamatan ) tersebut menjadi berita sukacita bagi umat Tuhan yang masih tinggal di tawanan. Mereka semakin yakin kepada Tuhan yang akan melepaskan mereka dari penindasan. Dan sebagai respon mereka terhadap berita sukacita tersebut mereka  memuliakan Allah  dengan penuh kegembiraan.  “Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku”. Mereka akan dikenakan pakaian keselamatan artinya sebagai umat yang ditebus oleh Allah  dan “jubah kebenaran” maksudnya bahwa mereka akan hidup menurut standar hukum Allah.

Berita keselamatan merupakan berita sukacita yang dibawa oleh Tuhan Yesus. Ia ( Yesus ) melepaskan orang-orang yang tertindas  oleh kuasa dosa agar orang yang dibebaskan mendapatkan sukacita dan memuliakan Allah. Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menganugerahkan keselamatan kepada kita. Amin.

REFLEKSI.
Renungkanlah ! apa saja yang pernah dan sedang membelenggu hidup anda sehingga anda terbelenggu ? Siapa yang melepaskan anda dari belenggu tersebut?

TEKADKU.
Ya Tuhan lepaskanlah aku dari belengguu dosa.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan membuka hati dan hidup saya untuk dipimpin Tuhan, agar saya tidak ditindas lagi oleh dosa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*