suplemenGKI.com

Bacaan : Yeremia 14 : 1 – 16

Tema : Murka Allah atas dosa

PENGANTAR
Pernahkah anda marah ? tentu pernah. Dan yang paling mendasar adalah bahwa seseorang marah pasti ada alasannya. Seorang bapak akan marah kepada anaknya ketika anaknya melakukan kesalahan secara terus menerus. Seorang guru akan marah kepada muridnya ketika melihat muridnya ketahuan menyontek ketika ujian. Seorang mandor akan marah kepada para pekerjanya ketika para pekerjanya bekerja tidak sesuai dengan harapannya. Dan siapapun tentunya pernah marah.

Jika Allah marah kepada umat-Nya, juga pasti ada alasannya, mengapa Ia marah ? atau mengapa umat-Nya dimarahi Allah. Melalui renungan hari ini, kita akan melihat alasan dan dampak dari kemarahan Tuhan terhadap umat-Nya.

PEMAHAMAN

  1. Apakah yang akan dialami bangsa Israel (Yehuda) akibat dosa mereka ? (ayat 2-6)
  2. Bagaimana umat meratapi bencana yang menimpa mereka ? ( ayat 7-9 )
  3. Bagaimana TUHAN mengingatkan Yeremia ? (10-12)
  4. Bagaimana sikap Allah yang tidak kompromi dengan dosa ? ( 13-16 )

Tuhan Allah benar-benar murka kepada umat Israel (Yehuda) karena ketidaktaatan dan ketegartengkukan umat Israel. Mereka telah memberontak kepada Tuhan Allah melalui penyembahan berhala yang mereka lakukan dan ketidakpercayaan mereka kepada Tuhan. Akibat dari pemberontakan umat Israel maka Tuhan menghukum umat Israel.  Nabi Yeremia menyingkapkan hukuman yang ditanggung bangsa Israel secara terperinci. Akan  ada masa kekeringan yang panjang yang akan melanda seluruh Israel. Tidak ada hujan, sumur kering, tanah menjadi retak dan tandus, binatangpun menjadi sekarat dan mati. Bahkan para petani mengalami gagal panen.

Menghadapi kondisi dan kenyataan seperti itu umat Israel hanya bisa menangis, berkabung dan berteriak minta tolong. Kalimat-kalimat, “Bertindaklah membela kami, ya Tuhan”, “Ya pengharapan Israel, Penolongnya diwaktu kesusahan”, “Mengapakah Engkau seperti orang yang bingung, seperti pahlawan yang tidak sanggup menolong”, merupakan kalimat ratapan umat kepada Tuhan karena penderitaan yang mereka alami sudah tidak tertahankan lagi. Sedangkan Tuhan tetap membisu tidak mau menolong mereka. Bahkan Tuhan mengingatkan Yeremia agar Yeremia tidak berdoa bagi bangsa Israel. Karena Tuhan tetap tidak akan mendengarkan doa Yeremia. ( ayat 11). Sekalipun umat Israel berdoa puasa Tuhan juga tetap tidak akan mendengarkan mereka, bahkan sebaliknya Tuhan akan menghabiskan umat Israel melalui perang, kelaparan dan penyakit sampar. Tidak berhenti disitu, penghukuman akan menimpa siapa saja termasuk nabi-nabi palsu yang memberitakan bahwa Israel tidak akan mengalami perang, kelaparan tidak akan menimpa dan damai sejahtera akan dialami oleh bangsa Israel. Kepada nabi-nabi palsu yang memberitakan berita bohong Tuhan akan menimpakan hukuman bahwa mereka akan mati oleh perang dan kelaparan.Tuhan benar-benar murka/marah kepada bangsa Israel karena dosa-dosa mereka. Sebagai umat Tuhan, janganlah kita mengeraskan hati terhadap teguran Tuhan ketika anda bersalah/berdosa. Tetapi bertobatlah agar anda berkenan dihadapan-Nya.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Pernahkah anda melakukan kesalahan fatal berulang kali, sehingga Tuhan marah kepada saudara ?

TEKADKU
Ya Tuhan, ampunilah segala dosaku, janganlah Engkau marah kepadaku.

TINDAKANKU
Jika ada salah dan dosa yang kulakukan, saya harus bertobat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*