suplemenGKI.com

Senin, 21 Mei 2012

20/05/2012

Mazmur 104:27 – 35

Keagungan Tuhan

                Pada Bagian ini pemazmur mengungkapkan keagungan Tuhan yang memelihara alam semesta ini. Alam semesta ini dapat terpelihara dengan baik ini semua karena keagunganNya. Mulai dari benda-benda angkasa, sampai segala makhluk hidup bahkan hari-hari yang akan dilalui semua datangnya dari Tuhan

  1. Apa yang diungkapkan pemazmur mengenai ciptaanNya?
  2. Bagaimana sesungguhnya keberadaan mahkluk hidup itu di hadapanNya?
  3. Apa yang diharapkan pemazmur terhadap  Tuhan Sang Pencipta?
  4. Apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia terhadap Sang Pencipta?

 

Renungan:

Pemazmur menggambarkan betapa agungnya Tuhan Sang Pencipta itu.  KeagunganNya ketika mencipta alam semesta  beserta seluruh isinya, bahkan Tuhanlah yang mengatur supaya alam semesta ini berjalan dengan baik.

Tuhan mengatur langit, awan-awan, angin, gelap dan terang, bulan, bintang dan matahari. Tuhan bukan hanya menciptakan tumbuh-tumbuhan, binatang di darat dan di laut namun juga memeliharanya sedemikian rupa sehingga semua terjaga dengan baik. Tuhan yang juga menciptakan manusia, Tuhan pulalah yang memeliharakan manusia tersebut.

Pemazmur merenungkan betapa agungnya Tuhan itu, Tuhan dapat memberikan makan kepada semua ciptaan-Nya (ay 27 & 28). Kalau kita coba membayangkan betapa repotnya mempunyai binatang peliharaan, dimana kita harus memberi makan dan minumnya, menjaga kesehatannya dan memberikan perhatian kepadanya. Hanya untuk beberapa binatang peliharaan saja kita mengalami kerepotan, apalagi memelihara banyak binatang, pasti kita tidak akan sanggup melakukannya. Pemazmur melihat betapa luar biasanya Tuhan yang memelihara semua makhluk ciptaanNya.

Pemazmur juga melihat bahwa Tuhan yang menciptakan semua makhluk hidup(yang mengadakannya) namun ia juga menyadari bahwa Tuhan jugalah yang mengijinkan makhluk hidupnya mati (ay 29 &30). Tuhan berkuasa untuk mengadakan atau meniadakannya.

Pemazmur ingin bahwa dia dapat terus memuliakan Tuhan dan bersukacita karena perbuatan Tuhan yang ajaib, bahkan pemazmur ingin memuji-muji dan bermazmur bagi Tuhan selagi ia diberi hidup oleh Tuhan.

Bagaimana dengan kita yang hidup pada jaman sekarang ini? Pada dasarnya apa yang dialami oleh pemazmur dan kita adalah sama, yang berubah adalah jamannya. Kita tetap mengakui bahwa Tuhanlah yang menciptakan alam semesta ini dan seluruh makhluk hidup yang ada di dalam dunia ini. Kalau pemazmur dapat memuji Tuhan ketika melihat alam semesta ini, dan merenungkan bagaimana Tuhan yang agung itu memelihara alam semesta ini. Maka sesungguhnya kita juga masih bisa memuji Tuhan ketika melihat alam semesta ini. Ketika kita masih bisa menghirup udara yang segar pada pagi hari dan menikmati hangatnya mentari pagi, seharusnya kita tetap memuji dan memuliakan Tuhan Sang Pencipta alam semesta ini.

Mari kita mengawali pagi hari dan mengakhiri malam hari dengan memuji-muji Tuhan yang memelihara hidup kita, semakin kita memuji Tuhan, semakin hari kita akan menemukan keagunganNya di dalam hidup kita ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«