suplemenGKI.com

Senin, 21 Juni 2021

20/06/2021

JANGAN MENGERASKAN HATI

Keluaran 7: 14 – 24

 

PENGANTAR
Mengeraskan hati adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan sadar melanjutkan langkah walaupun langkahnya adalah salah. Kekerasan hati dimulai ketika manusia (seseorang) tidak suka, atau tersinggung atas sesuatu hal, baik itu teguran maupun peringatan terhadap sikap dan perilaku yang salah. Jika teguran dan peringatan yang diberikan tidak diindahkan akan membuat orang yang di tegur semakin kebal dan akhirnya membuat bebal. Bacaan kita hari ini, dikatakan bahwa “Firaun berkeras hati”. Untuk itu marilah kita memperhatikan renungan kita hari ini.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa Firaun, dikatakan “mengeraskan hati” ?  ( ayat 14 )
  2. Mengapa Tuhan masih memerintahkan Musa dan Harun menghadap Firaun ? ( ayat 15-19 )
  3. Mengapa Tuhan mengirim tulah, air menjadi darah ( 20-24). Dan bagaimana respon Firaun dan rakyat Mesir terhadap tulah tersebut ?

Dalam bacaan kita menceritakan tentang tulah pertama atau hukuman yang di jatuhkan Tuhan kepada bangsa Mesir. Sudah barang tentu tulah yang di jatuhkan Tuhan kepada Mesir ( Firaun) bukan tanpa alasan. Tuhan Allah melalui hamba-Nya Musa telah berbicara kepada Firaun, untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir untuk beribadah kepada Tuhan, namun Firaun tidak mengijinkan. Bahkan di depan Firaun Musa menunjukkan kuasa Allah melalui tongkat yang berubah menjadi ular. Namun dalam hal inipun Firaun mengeraskan hati dengan tidak mau mendengarkan Firman Tuhan yang disampaikan Musa (7:13). Diawal perikop ini, dikatakan bahwa Firaun tetap mengeraskan hati, dengan tidak mengijinkan umat Israel pergi (ayat 14 ). Itu berarti bahwa Musa telah menyampaikan rencana Tuhan bagi umat Israel kepada Firaun, namun Firaun tetap tidak mendengar dan berkeras hati.

Walaupun Firaun tidak mendengarkan apa yang disampaikan Musa, namun Tuhan tetap memerintahkan Musa kembali menghadap Firaun, untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir agar dapat beribadah kepada Tuhan. Namun Firaun tetap mengeraskan hati dengan tidak mengijinkan bangsa Israel beribadah kepada Tuhan. Tuhan Allah sudah mengingatkan berkali-kali kepada Firaun sebelum menjatuhkan tulah. Dan ketika Firaun tidak mendengarkan maka Tuhan Allah akan menyampaikan didikan-Nya dalam bentuk lain yaitu melalui tulah, supaya Firaun dan rakyat Mesir sadar sepenuhnya bahwa Tuhan Allah berkuasa atas seluruh alam semesta dan atas seluruh kehidupan manusia. Tuhan mengirim tulah air menjadi darah yang sangat dahsyat dengan tujuan ingin mengingatkan Firaun dan bangsa Mesir agar bertobat kepada Allah yang benar dan hidup. Namun Firaun tetap mengeraskan hati. Ternyata tulah yang dikirimkan Tuhan tidak membuat Firaun bertobat.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Ketika anda bersalah, apakah anda pernah di tegur oleh seseorang atau Firman Tuhan ? Bagaimana respon anda terhadap teguran tersebut ?

TEKADKU
Ya Tuhan, tolonglah saya supaya memiliki hati yang peka terhadap teguran-Mu melalui Firman Tuhan.

TINDAKANKU
Saya harus memiliki hati yang rela mendengar terhadap nasehat orang lain dan Firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«