suplemenGKI.com

Senin, 21 Juni 2010

20/06/2010

1 Raj 19:15-21

Hidup Untuk Tuhan

Pada bagian sebelumnya, diceritakan bahwa Elia melarikan diri ke gunung Horeb karena takut terhadap ancaman Izebel yang mau membunuhnya. Elia ke gunung Horeb seorang diri dan bersembunyi di sebuah gua. Tuhan datang kepadanya serta menyapa Elia.
1. Apa yang menjadi alasan utama bagi Elia untuk bersembunyi?
2. Apa yang Tuhan tanyakan pada Elia?
3. Apa jawaban dari Elia atas pertanyaan Tuhan kepadaNya?
4. Apa yang ingin Tuhan sampaikan kepada Elia?
5. Pelajaran apakah yang dapat kita ambil pada bagian ini?

Renungan:
Keperkasaan Elia melawan nabi-nabi Baal dan Asyera telah terbukti di gunung Karmel. Bahkan nabi-nabi Baal dan Asyera di bunuh semua oleh nabi Elia dan orang-orang Israel. Namun diluar dugaan nabi Elia takut dengan ancaman dari isri raja Ahab yang bernama Izebel, yang ingin membunuhnya sama seperti Elia telah membunuh nabi-nabinya. Dalam ketakutannya, Elia melarikan diri dan bahkan ingin mengakhiri hidupnya. Namun Tuhan mengerti apa yang sedang dihadapi oleh Elia, sehingga Tuhan mengutus malaikatNya untuk menguatkannya.
Ketika Elia sampai di gunung Horeb dan merasa nyaman disana maka bersembunyilah ia. Tuhan mendatangi Elia dan bertanya : ”Apakah kerjamu di sini, hai Elia? Dengan penuh keyakinan Elia menjawab bahwa ia sedang bekerja segiat-giatnya bagi Tuhan dan orang Israel meninggalkan Tuhan serta dia satu-satunya orang yang masih tertinggal serta mereka mau mencabut nyawanya. Namun dalam bacaan ini kita melihat bahwa Tuhan masih menanyakan sekali lagi kepada Elia dengan pertanyaan yang sama. Elia juga menjawab dengan jawaban yang sama.
Setelah mendengar jawaban dari Elia, Tuhan memberikan tugas yang baru kepada Elia. Pertama, Elia diharapakan untuk kembali ke Damsyik. Elia diharapkan berani untuk menghadapi realita yang ada, bukan melarikan diri dan bersembunyi di gua. Kedua, Elia diberi tugas untuk mengurapi baik Hazael menjadi raja atas Aram, maupun Yehu menjadi raja atas Israel. Ketiga, Elia diberi tugas untuk mengurapi Elisa menjadi nabi menggantikannya. Inilah ke tiga tugas yang masih harus dikerjakan oleh nabi Elia.
Dalam pertemuan Tuhan dengan Elia di gunung Horeb, Tuhan mengingatkan kepada Elia, bahwa orang-orang seperti Elia yang tidak sujud menyembah kepada Baal masih ada 7 ribu orang. Jadi hal ini mengingatkan kepada Elia bahwa ia tidak seorang diri saja, namun hal ini juga menyadarkan kepada Elia bahwa orang yang hidup takut akan Tuhan bukan hanya dia saja.
Bagian ini mengingatkan kita semua untuk tidak merasa cepat puas dengan apa yang telah kita kerjakan untuk Tuhan. Tuhan juga masih menginginkan kita untuk terus jadi berkat bagi orang-orang lain, hal ini akan memacu kita untuk terus dapat mengunakan hidup ini dengan baik bukan malah ingin mengakhirinya. Tuhan juga mengajarkan untuk kita jangan jatuh kepada kesombongan rohani, yang seakan-akan orang lain tidak melakukan dan hanya kita sendiri yang sedang hidup dalam Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«