suplemenGKI.com

Yesaya 51:1-8

KESELAMATAN YANG KEKAL

PENGANTAR
Musuh-musuh yang perkasa – jauh lebih kuat secara militer dibandingkan kekuatan mereka – membuat umat Tuhan mengalami guncangan iman. Mereka bukan saja kehilangan rasa percaya diri, namun juga kehilangan kepercayaan kepada janji Tuhan. Mereka bukan saja terpuruk sebagai bangsa pecundang, namun juga menganggap diri mereka sebagai bangsa yang telah terbuang dari hadapan-Nya. Situasi yang sukar membawa mereka kepada krisis kerohanian. Pernahkah Anda mengalami situasi semacam ini? Jika kita mengalami krisis kerohanian seperti ini, apa yang harus kita lakukan?

PEMAHAMAN

  • Ay. 1-3. Tuhan menyuruh umat-Nya untuk belajar dari nenek moyang mereka dan dari alam semesta tempat mereka hidup. Pelajaran apa yang mereka dapatkan dari semua itu?
  • Ay. 4-6. Selain mengamati, mereka juga harus mendengarkan apa yang diajarkan-Nya. Hal apa yang Tuhan ajarkan kepada umat-Nya?
    • Ay. 7-8. Umat Tuhan harus menghadapi musuh-musuh yang dapat membuat mereka meragukan keselamatan yang Tuhan sediakan bagi mereka. Apa yang Tuhan ajarkan mengenai hal ini?

Tuhan mengajak umat-Nya memberi perhatian penuh kepada asal usul mereka. Dengan demikian mereka ingat bahwa Tuhanlah yang telah memberkati Abraham dan Sara, dan memberikan keturunan yang besar bagi mereka (ay. 2). Tuhan yang sama itu juga yang telah mengubah padang gurun yang gersang menjadi taman yang indah (ay. 3). Tuhan yang telah bekerja dengan kuasa-Nya di masa lampau masih terus berkarya bagi umat-Nya.

Tuhan juga mengajak mereka mendengarkan pengajaran-Nya, yaitu pengajaran tentang keselamatan. Keselamatan yang disediakan Tuhan bagi mereka tidak dapat dihalangi-halangi oleh bangsa mana pun. Tuhanlah yang berkuasa atas bangsa-bangsa tersebut, bukan sebaliknya (ay. 4-5). Pada waktunya nanti, langit dan bumi akan lenyap. Namun, Tuhan menjamin bahwa keselamatan yang diberikan-Nya akan tetap untuk selama-lamanya dan tidak akan berakhir (ay. 6).

Sementara memberikan pengajaran mengenai jaminan keselamatan, Tuhan menasihati umat-Nya agar mereka menyimpan pengajaran itu di dalam hati mereka (ay. 7). Musuh-musuh mereka yang perkasa memang dapat mengalahkan dan mempermalukan mereka, namun itu semua tidak akan dapat menghalangi karya keselamatan yang Tuhan berikan bagi mereka turun-temurun (ay. 8).

REFLEKSI
Jangan biarkan kesulitan dan penderitaan menggoyahkan iman kita. Carilah Tuhan, dengarkanlah firman-Nya dan peganglah janji-Nya.

TEKADKU
Ya Tuhan, teguhkanlah imanku dan aku akan terus berpegang kepada janji keselamatan-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan terus mengingat (menghafalkan) firman Tuhan dalam Yesaya 51:8b: “Tetapi keselamatan yang dari pada-Ku akan tetap untuk selama-lamanya dan kelepasan yang Kuberikan akan lanjut dari keturunan kepada keturunan.”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«