suplemenGKI.com

TUHAN SETIA AKAN JANJINYA

Ulangan 34 : 1 – 12

 

 

Pengantar
Dalam kehidupan ini ada banyak hal yang ingin kita dapatkan. Dan tidak jarang hal-hal itu berawal dari sebuah janji pemberian dari pihak lain. Namun apakah kita pernah berpikir tentang apa yang kita janjikan kepada orang lain, atau bahkan berpikir tentang bagaimana orang lain bisa mendapatkan sesuatu melalui keberadaan kita? Bacaan Alkitab kita hari ini memperlihatkan tentang Janji TUHAN kepada Israel, dan bagaimana Musa dan Yosua dipakai TUHAN untuk menggenapi  janji-NYA tersebut. Maka mari kita membaca dan mempelajari apa yang dinyatakan dalam kitab Ulangan 34 : 1 – 12.

Pemahaman

Ayat  1 – 4            :  Bagaimana pemahaman Saudara tentang janji kesetiaan TUHAN
sehubungan peristiwa yang dialami Musa?
Ayat  5 – 8            :  Musa meninggal dalam keadaan mata yang belum kabur dan
kekuatannya belum hilang.  Apa arti dari kenyataan ini ?
Ayat  9 – 12          :  Yosua bin Nun tampil menggantikan Musa. Apa yang dapat
dipelajari dari situasi ini ?

Dengan memperlihatkan negeri yang dijanjikan-NYA kepada Abraham, Ishak, dan Yakub secara utuh dan konkret, maka TUHAN sekaligus memperlihatkan kesetiaan-NYA. Walau Musa tidak diizinkan memasuki tanah Perjanjian tersebut, tetapi Musa diyakinkan bahwa Janji TUHAN itu akan segera dan pasti digenapi sebagaimana yang disampaikan kepada nenek moyang bangsanya. Jadi TUHAN adalah ALLAH yang setia akan janji-NYA.

Kenyataan bahwa Musa meninggal dalam kondisi kesehatan yang masih cukup baik, sesungguhnya dapat menunjukkan bahwa tidak ada kekuatan yang dapat membatalkan semua rencana dan kehendak TUHAN. Hal ini secara khusus dikaitkan dengan pernyataan TUHAN bahwa Musa tidak akan diizinkan memasuki tanah Perjanjian. Hal ini juga menunjukkan bahwa untuk mengakhiri sebuah kehidupan di dalam TUHAN tidak harus dalam kondisi yang sudah tak berdaya. Kapan waktu TUHAN, tidak bergantung pada kondisi kesehatan dan kekuatan kita. Namun yang pasti itu waktu yang terbaik bagi kita.

Situasi atau proses pergantian Musa oleh Yosua menjadi bagian dari penggenapan janji TUHAN. Hal ini menunjukkan bahwa penggenapan janji TUHAN tidak bergantung pada satu orang atau orang tertentu saja, tetapi dapat melalui orang-orang yang dipilih dan dipersiapkan oleh TUHAN. Yosua tampil bukan secara tiba-tiba tapi telah melalui proses yang dipersiapkan, dan umat TUHAN diajarkan untuk sedia dipimpin oleh Yosua dalam segala keberadaannya, walau berbeda dengan Musa.

Refleksi
Mari kita merenung sejenak! Apakah selama ini, kita telah mempercayai janji-janji TUHAN ? Dan mampukah kita melihat secara utuh dan konkret janji TUHAN tersebut ? Bukan hanya secara bayang- bayang tetapi sungguh menjadi pengalaman iman yang nyata dalam pimpinan TUHAN.

Tekadku
Ya TUHAN, tolonglah saya dengan kuasa Roh Kudus untuk mampu melihat janji TUHAN secara utuh dan konkret, serta sedia dipimpin untuk mengalaminya di dalam penyertaan TUHAN.

Tindakanku
Mulai hari ini, saya akan melihat janji TUHAN bukan hanya terkait apa yang akan saya dapatkan, tetapi apa yang TUHAN berikan kepada orang lain melalui saya, atau melalui orang yang menjadi mitra pelayanan, atau penerus pelayanan saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*