suplemenGKI.com

Yehezkiel 34:11-16

ALLAH GEMBALA UMAT-NYA

 

Pengantar

Perjalanan iman bangsa Israel penuh dengan lika liku. Tidak selamanya mereka mencerminkan hidup yang berkenan kepada Tuhan. Dalam bacaan kita diperlihatkan seruan Yehezkiel kepada bangsa Israel yang ada di tanah pembuangan, tanah Babel. Di saat mereka sering membuat Allah berduka karena sikap mereka yang sering jauh dari Tuhan, Allah tetap hadir menjadi gembala mereka yang sejati. Mari kita lihat bersama lewat bacaan ini apa seruan Yehezkiel tentang janji Allah kepada bangsa Israel.

Pemahaman

Ayat 11-13 Apa yang akan dilakukan Allah sebagai seorang gembala kepada domba-domba-Nya yang adalah bangsa Israel?

Ayat 14-16 Apa yang terjadi dengan bangsa Israel ketika Allah selamatkan?

Ketika Yehezkiel dipanggil sebagai nabi, Babel menduduki Yehuda dan berhasil mengambil alih Yerusalem. Beberapa pemimpin Yehuda, termasuk raja Yoyakhin dan nabi Yehezkiel ditawan dan dibuang ke Babel. Sepuluh tahun kemudian, Yehuda memberontak terhadap Babel. Lalu Nebukadnezar, raja Babel, mengirim tentaranya untuk menghentikan pemberontakan itu dan sekaligus menghancurkan Yerusalem beserta Bait Sucinya. Penduduk yang diangkut ke pembuangan jauh lebih banyak daripada sebelumnya.

Dalam situasi itu, bangsa Israel bertanya-tanya mengapa ini terjadi di dalam kehidupan mereka. Yehezkiel sebagai seorang nabi menyampaikan penglihatan dan nubuatnya kepada bangsa Israel. Ia memperingatkan bangsa Israel akan hidup mereka yang jauh dari Allah dan menunjukkan dosa-dosa yang telah mereka lakukan kepada Allah.

Namun, tidak selamanya Allah menghukum mereka. Nabi Yehezkiel menyampaikan nubuatnya bahwa Allah akan hadir sebagai seorang Gembala yang baik bagi bangsa Israel. Allah mengetahui apa yang dialami oleh umatNya dan Ia sendiri yang akan menyelamatkan umatNya dari segala penderitaan (ay. 11-12). Sebagai seorang Gembala yang baik, Allah mengetahui apa yang terjadi dengan setiap dombaNya. Ia akan mencari yang hilang, membawa pulang yang tersesat, membalut yang terluka, menguatkan yang sakit, melindungi yang kuat dan gemuk (ay. 16). Allah akan memberikan yang terbaik bagi setiap umat yang terus menaruh pengharapan kepada-Nya.

Nubuat yang disampaikan oleh Nabi Yehezkiel mau mengajak bangsa Israel untuk tidak hilang pengharapan di masa-masa sulit mereka. Allah sebagai Gembala yang baik akan menolong domba-domba-Nya. Allah akan menyiapkan masa depan yang baik bagi setiap umat yang berpengharapan kepada-Nya.

Melalui bacaan ini, kita diingatkan bahwa Allah adalah Gembala kita. Meski kadang kita hidup tidak berkenan di hadapanNya, Allah tetap memperhatikan kita dan menuntun kita untuk tetap hidup di jalan yang benar. Bahkan di masa-masa sulit kehidupan kita, Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. Kini, kita diajak untuk tetap menaruh pengharapan kita kepada Allah karena dengan begitu kita akan melewati masa-masa sulit hidup kita dengan kekuatan yang berasal dari Allah. Tetaplah berpengharapan, Allah akan menolong dan memulihkan kita.

Refleksi
Apakah kita mengalami masa-masa sulit dalam hidup? Masihkah kita tetap berpengharapan kepada Allah?

Tekadku
Ya, Allah mampukan kami agar tetap berpengharapan kepada-Mu. Mampukan kami agar tetap bersandar dan menyerahkan diri untuk dibimbing oleh-Mu

Tindakanku
Tekun dalam doa dan bersaat teduh

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*