suplemenGKI.com

Senin, 20 Mei 2019.

19/05/2019

Kisah Para Rasul 16:1-3.

 

Mempersiapkan Rekan Kerja”

Pengantar:
Dalam rangka keberlangsungan, efektivitas dan pengembangan suatu karya agar menjadi lebih baik lagi, adalah menjadi penting untuk mempersiapkan rekan kerja dengan baik. Rasul Paulus adalah hamba Tuhan yang selalu memikirkan keberlangsungan, efektivitas dan pengembangan pemberitaan Injil agar semakin hari semakin berkembang demi menjangkau lebih banyak orang lagi untuk percaya kepada Kristus. Itulah sebabnya ia selalu berusaha melihat dengan jeli setiap orang yang hendak ia persiapkan untuk menjadi rekan kerjanya. Ketika Paulus berjumpa dengan Timotius, ia sangat tertarik dengan Timotius sehingga ingin melibatkannya sebagai rakan kerja dalam pelayanan pekabaran Injil. Mari kita perhatikan bagaimana Paulus mempersiapkan Timotius menjadi rekan kerjanya.

Pemahaman:

  1. Mengapa Paulus ingin sekali melibatkan Timotius dalam pelayanannya? (v. 2)
  2. Bagaimana Paulus mempersiapkan Timotius agar menjadi rekan kerja yang efektif? (v. 3)

Timotius adalah salah seorang murid (orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus) di wilayah Listra dan Ikonium yang masih relatif muda (Band. 1Tim 4:12 “Janganlah seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda…”) Namun sekalipun masih muda tetapi ia dikenal baik oleh khalayak ramai di wilayah Listra dan Ikonium. Istilah “dikenal baik” di sini berkaitan dengan sikap dan kehidupan rohani Timotius yang sangat baik yang diwariskan oleh orangtuanya yang mengasihi Tuhan (band. 2Tim 1:5 “Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu” 3:15. “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal kitab suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh imanmu kepada Kristus Yesus”) Jadi seorang Timotius dapat bertumbuh dalam iman kepada Tuhan Yesus, hidup baik serta berhikmat adalah karena teladan orangtuanya yang hidup beriman kepada Tuhan Yesus. Maka menjadi penting sekali bagi kita untuk meneladankan iman yang benar kepada keluarga kita.
Rasul Paulus melihat bahwa Timotius adalah sosok yang penting bagi pelayanan pekabaran Injil, itu sebabnya ia segera mempersiapkannya dengan baik. Karena konteks pelayanan mereka adalah bangsa Yahudi sedangkan ayah Timotius adalah seorang Yunani, saat itu secara politis dan keagamaan antara orang Yahudi dan Yunani selalu bermusuhan. Salah satu penyebabnya adalah bahwa orang Yahudi sangat fanatik soal Hukum Musa salah satunya adalah hukum sunat. Itulah sebabnya persiapan awal yang dilakukan oleh Paulus terhadap timotius adalah menyunatnya sesuai hukum Musa (v. 3) Tujuannya agar pelayanan Timotius kelak tidak menjadi batu sandungan bagi bangsa Yahudi.

Refleksi:
Renungkanlah. Apa sajakah yang anda lakukan, baik sebagai: orangtua, saudara, rekan, sahabat, teman, pembimbing atau pelayan gerejawi dalam rangka mempersiapkan orang-orang terdekat anda agar mereka juga dapat bertumbuh dalam iman kepada Tuhan agar mereka akan siap untuk melayani Tuhan dengan baik dan efektif? Mari teladanilah apa yang dilakukan Paulus terhadap Timotius.

Tekadku:
Tuhan Yesus, mampukan saya untuk menjadi teladan iman yang benar dalam: kesetiaan, ketaatan dan kesungguhan kepada Engkau, sehingga melaluinya orang-orang terdekat saya dapat juga bertumbuh dalam iman kepada-Mu dan kemudian mereka juga akan siap melayani Engkau dalam hidup mereka.

Tindakkanku:
Mulai saat ini saya mau memberi teladan iman yang benar kepada orang-orang terdekat saya melalui kesetiaan, ketaatan dan kesungguhan saya dalam beriman kepada Tuhan Yesus, agar melalui hidup saya orang-orang terdekat saya kemudian boleh menjadi: pengikut, pelayan dan pemberita-pemberita Injil yang baik dan efektif.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«