suplemenGKI.com

SENIN, 20 MEI 2013

19/05/2013

EFESUS 1:17-21

“KERINDUAN UNTUK MENGENAL DIA DENGAN BENAR”

 

PENGANTAR
Di bagian awal suratnya kepada jemaat di Efesus (1:3-14), Paulus mengingatkan mereka kepada kasih karunia Allah yang telah mereka terima melalui Yesus Kristus. Mereka telah dipilih, ditetapkan, ditebus dan menerima pengampunan dosa, serta menyatu sebagai bagian dari tubuh Kristus. Mereka juga telah dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang merupakan jaminan bahwa mereka dalah milik Allah. Dalam perikop kita hari ini Paulus melanjutkan pokok pembicaraan tersebut dengan menekankan status mereka sebagai tubuh Kristus.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 17: Apa yang Paulus minta kepada Allah bagi jemaat Efesus?
  2. Ayat 18: Apa tujuan dari permintaan tersebut bagi mereka?
  3. Apa hubungannya antara permintaan tersebut dengan kematian dan kebangkitan Kristus?

Doa Paulus bagi jemaat Efesus seharusnya juga menjadi pengharapan kita semua. Kita harus meminta Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar, mengerti betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukanNya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasaNya bagi kita yang percaya.

Dengan memiliki hikmat dari Allah, orang percaya akan tahu apa yang menjadi panggilan hidupnya (ayat 18). Allah memanggil orang percaya untuk mengambil bagian dalam kekudusan hidup Allah, menunjukkan kasih dan iman (ayat 15), melakukan tugas pemberitaan Injil seperti yang dilakukan jemaat Efesus. Jika hati manusia (perasaan, pikiran, kehendak) semuanya diterangi oleh Allah, maka semuanya akan tersingkap, tidak akan ada lagi sisi yang gelap dalam hidup kita. Ketidakmampuan kita mengambil bagian dalam hidup kudus adalah karena hati yang gelap dan tidak mau diterangi oleh firman Tuhan. Karena itu Paulus menyadari persoalan hati manusia dan meminta Allah yang membuat mereka memiliki hati yang terang.

Tidak ada kata terlalu sulit dan berat jika kita mengingat betapa hebat kuasaNya, sebagaimana yang dinyatakan dalam kematian dan kebangkitan Kristus. Jika kita telah mengenal dan memahami semua itu, akankah kita membiarkan semua panggilan Allah atas hidup kita menjadi hanya “terpendam” oleh ketakutan atau kemalasan kita?

REFLEKSI
Renungkanlah: adakah tanda-tanda pertumbuhan rohani Anda yang mampu Anda sendiri kenali?

TEKADKU
Ajar aku Tuhan untuk menghidupi kehidupan yang sudah Engkau karuniakan bagiku, yaitu dengan terus memelihara semangat pertumbuhan imanku, supaya aku tidak menjadi orang Kristen yang hanya puas dengan baptisan, tetapi tidak memenuhi panggilanMu secara utuh dalam hidupku.

TINDAKANKU
Melakukan 1 hal yang baru untuk meningkatkan pertumbuhan imanku, agar aku semakin mengenal Dia dengan benar, yaitu dengan __________________________________

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«