suplemenGKI.com

Senin, 20 Juli 2020

19/07/2020

Nahum 1 : 1 – 13

TUHAN ITU BAIK

 

Pengantar
Dalam pengalaman keseharian, kita sering merasakan dan mengakui bahwa Tuhan itu baik. Pertolongan-Nya, berkat-Nya, Kasih sayang-Nya selalu menyatakan kebaikan Tuhan. Sesungguhnya Kebaikan Tuhan Allah adalah hakekat Allah itu sendiri. Kebaikan Tuhan Allah tidaklah temporer atau inkonsisten tetapi kebaikan Tuhan Allah itu terus menerus dan berlanjut kepada setiap orang.

Namun dalam bacaan kita hari ini, kita mendapatkan bahwa Tuhan Allah murka kepada musuh-Nya. Mengapa Tuhan Allah murka ? marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  1. Kalau Tuhan Allah baik, mengapa Ia murka ? kepada siapa Tuhan murka ?( ayat 1-6, 9-13 )
  2. Kepada siapa Tuhan menyatakan kebaikan-Nya.

Dengan lantang nabi Nahum menyatakan kemurkaan Tuhan Allah atas musuh-Nya. Tuhan Allah murka karena cemburu kepada umat-Nya ( ayat 2 ). Ada dua alasan mengapa Tuhan Allah cermburu kepada umat-Nya. Pertama : Tuhan Allah tidak mau diri-Nya di duakan oleh umat-Nya. Kedua : Tuhan tidak rela umat-Nya jahat. Oleh karena itu Tuhan akan membalas para musuh sesuai dengan kejahatan mereka.

Murka Allah sungguh dahsyat, Nahum menggambarkan  secara simbolis api kemarahan Allah menerpa alam semesta ( ayat 4-5 ). Dan tidak ada yang dapat tahan menghadapi kehangatan amarah Allah ( ayat 6,8 ). Dan murka-Nya ditujukan kepada Asyur ( ayat 9-10 ) karena Asyur menentang Allah dengan berlaku jahat kepada umat-Nya. Walaupun Asyur adalah kerajaan besar namun mereka tidak akan dapat bertahan menghadapi hukuman Allah ( ayat 12-13 ).

Namun kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang berlindung kepada-Nya, Tuhan Allah akan menyatakan kebaikan-Nya ( ayat 7-8). Di sini Nahum ingin menegaskan ulang kepada kita tentang Allah yang kita imani. Allah itu tempat pengungsian pada waktu kesusahan ( ayat 7 ). Saat ini kita hidup dalam dunia yang dipenuhi dengan kejahatan dalam berbagai wujud dan bentuk. Hidup kita tidak lagi aman dan nyaman, dipenuhi kekuatiran dan ketakutan. Dalam situasi seperti itu, Firman Allah menyapa kita dengan lembut, “Tuhan itu baik” bagi kamu. Amin.

Refleksi
Marilah kita mengambil saat hening sejenak. Apakah ditengah-tengah situasi dunia yang penuh dengan kejahatan, kekuatiran, ketakutan, anda masih merasakan kebaikan Tuhan ? Kebaikan Tuhan, dalam wujud apa saja yang anda alami ?

Tekadku
Ya Tuhan, saya bersyukur kepada-Mu, ditengah-tengah situasi dunia yang penuh dengan kejahatan, ketakutan dan kekuatiran, Engkau selalu menyatakan kebaikan-Mu kepada kami. Kiranya kami boleh terus berlindung kepada-Mu agar kami dapat merasakan kebaikan-Mu.

Tindakanku
Saya akan terus bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya dengan cara menguatkan teman-teman yang mengalami pergumulan atau persoalan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«