suplemenGKI.com

Kisah Para Rasul 4:1-4.

 

Konsekuensi Yang Mendatangkan Pertobatan

 

Pengantar:
Ada pepatah berkata, “kebenaran harus diperjuangkan sampai titik darah penghabisan” sekalipun harus menghadapi konsekuensi yang berat. Setiap orang yang percaya kepada Yesus, tentu yakin bahwa iman di dalam Yesus adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar.Namun survei membuktikan tidak sedikit orang yang mengakui diri beriman kepada Yesus, ketika berhadapan dengan tantangan kemudian meninggalkan Tuhan Yesus Kristus karena takut menghadapi konsekuensi. Hari ini kita belajar dari seorang murid Yesus – Petrus yang pernah menyangkal Yesus, karena tidak siap menghadapi konsekuensi (Mark 14:66-72) namun kemudian  menjadi pemberita Yesus dengan berani, apa rahasianya?

Pemahaman:

  1. Apakah yang membuat Petrus dan Yohanes menjadi begitu berani memberitakan Yesus?
  2. Apakah yang mereka lakukan/bicarakan sehingga mereka didatangi imam-2, kepala mengawal Bait Allah serta orang-2 Saduki?
  3. Mengapa iman-2 kepala pengawal Bait Allah marah kepada Petrus dan Yohanes?

Peristiwa Yesus ditangkap, disalib, mati dan dikuburkan, semua murid-2 Yesus mengalami ketakutan. Puncak ketakutan mereka kemudian membuat mereka bersembunyi mengunci pintu  rumah. Dan dalam ketakutan itu Yesus hadir di tengah-2 murid-2 dan berkata “Damai sejahtera bagi kamu” dalam kesempatan itu pula Yesus mengutus mereka setelah terlebih dahulu memperlengkapi mereka dengan kuasa Roh Kudus (Yoh 20:19-23) sejak itu mereka berani memberitakan Yesus kepada siapa saja yang mereka jumpai.

Dalam bagian ini, Petrus dan Yohanes bahkan mengajar orang banyak tentang Yesus (Kis 4:2) Kata mengajar di sini bukan sekedar memberitahukan atau memperkenalkan Yesus kepada banyak orang, tetapi menjelaskan secara komprehensip dan detail tentang siapa Yesus, sehingga membuat orang mendengar percaya, menerima Yesus dengan berani meninggalkan kepercayaan yang lama kemudian memutuskan untuk mengikut Yesus.

Ketika semakin banyak orang percaya Yesus sebagai dampak dari pengajaran Petrus dan Yohanes, itu merupakan preseden buruk bagi imam-2, pemimpin agama Yahudi, orang-2 Saduki, mereka takut kehilangan pengikut. Maka mereka kemudian menangkap mutrid-2 itu dan memasukan ke dalam tahanan. Namun murid-2 tidak takut, bahkan semakin gencar memberitakan Yesus sehingga semakin banyak orang yang percaya (Lih. v. 4)

Refleksi:
Apakah selama mengikut Yesus, anda pernah merasakan konsekuensinya? Dan apakah kemudian anda akan berencana meninggalkan Yesus? Jika hal itu ada, sekarang juga berdoa memohon Yesus memberikan kuasa Roh Kudus bagi anda.

Tekad:
Tuhan, teguhkan dan kuatkan imanku agar tetap setia mengikut-Mu, sekalipun harus menghadapi berbagai konsekuensi.

Tindakan:
Ketika aku berjumpa dengan orang-2 yang akan mempertanyakan imanku kepada Yesus aku akan menjawabnya dengan tegas bahwa Yesus memang Tuhan dan juruselamatku satu-2nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«