suplemenGKI.com

Ulangan 30:1-10

KASIH SETIA-NYA MEMULIHKAN

                             

PENGANTAR
Ketika dua pasang kekasih melangsungkan pernikahan pasti pasangan itu mengucapkan janji setia.  Janji setia dalam suka dan duka. Janji setia dalam sakit maupun sehat.  Janji setia untuk saling menopang dan mengasihi dengan sepenuh hati.  Di awal pernikahan janji setia itu bisa dirasakan buktinya.  Namun tidak jarang, setelah beberapa tahun menjalani kehidupan bersama dalam keluarga, pertengkaran bisa terjadi dan janji setia untuk saling menopang serta mengasihi tinggal kenangan.  Tidak ada lagi rasa saling menghargai atau ada keengganan untuk saling memulihkan.  Tidak jarang kemudian kehidupan keluarga dijalani tanpa ada rasa saling mengasihi dan memiliki.  Bagaimana dengan kasih setia Tuhan kepada umat-Nya?

 PEMAHAMAN

  1. Bagaimana kasih setia Allah itu dinyatakan bagi umat Israel? (ayat 3-9)
  2. Apa yang Allah minta kepada umat-Nya sebagai bukti kasih setia mereka kepada Allah? (ayat 1-2)
  3. Apa janji Tuhan bagi yang taat? (ayat 3, 5-9)

Bangsa Israel patut bersyukur memiliki Allah yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya.  Kesabaran dan kasih setia-Nya tidak terbandingkan dengan siapapun , walaupun seringkali umat Israel tidak setia.  Ketika kita membaca dalam perjanjian Lama, memang  hukuman seringkali Allah berikan sebagai konsekuensi dosa, namun Tuhan selalu menginginkan dan selalu memberi kesempatan bagi umat-Nya itu bertobat.  Setelah penghukuman diturunkan, pemulihan disediakan. 

Allah bukan hanya berjanji memulihkan mereka yang bertobat dan memberkati dengan limpah (ayat 3-5,9).  Bahkan Allah akan mengubah hati mereka supaya mampu mengasihi-Nya (ayat 6) dan menaati firman-Nya (ayat 8).  Hal itu berarti kesanggupan untuk mengasihi dan taat kepada firman-Nya, sesungguhnya Allah berikan dan hanya berasal dari Allah sendiri.  Namun bangsa Israel harus memilih untuk taat.  Bangsa Israel tidak bisa berdalih, dengan berkata “perintah Allah terlalu tinggi untuk diraih dan terlalu jauh untuk dijangkau”.  Sebab firman-Nya dekat dalam hidup mereka.  Yang penting adalah sikap hati yang mau taat kepada-Nya.  Sama seperti Israel harus memilih, kita pun diminta untuk memilih.  Hari ini Tuhan juga  menginginkan agar kita memilih taat pada firman-Nya.  Kita bisa menikmati segala berkat-Nya dalam Yesus Kristus.  Namun kita harus memilih untuk mengasihi Dia, taat kepada firman-Nya, dan melakukan perintah-Nya untuk dapat menikmati berkat itu. 

REFLEKSI
Berkat dan kasih setia-Nya tersedia bagi setiap anak-anak-Nya yang memilih taat melakukan  perintah-Nya.  Janji setia-Nya terbukti!  Jangan sia-siakan kasih setia Allah dalam hidup.

TEKADKU
Tuhan tolong aku agar selalu pegang janji setia-Mu.  Kasih setia-Mu aku imani dan selalu aku hidupkan dalam perjalanan hidupku dalam suka dan duka atau dalam keadaan apapun.  Aku juga bertekad untuk taat pada perintah dan kehendak-Mu.  Aku tidak menyia-nyiakan kasih setia-Mu dalam hidupku.

TINDAKANKU
Hari ini aku mau pegang janji Tuhan, bahwa Dia akan memulihkan …….  Dan aku mau taat kehendak dan perintah-Nya dalam hal …….

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*