suplemenGKI.com

Yesaya 42:1-9

KARYA PEMULIHAN SANG MESIAS

PENGANTAR

Dalam kitab Yesaya, istilah “hamba” sering merujuk pada umat Israel sebagai umat pilihan Tuhan (misalnya, Yes. 41:8 dst.). Namun, istilah “hamba” juga digunakan sebagai sebutan untuk Mesias yang diutus untuk datang kepada umat-Nya, sebagaimana kita jumpai dalam perikop bacaan kita hari ini. Injil Matius juga memahami bagian ini sebagai nubuatan mengenai Mesias dan menerapkannya pada diri Yesus (Mat. 18:18-21). Melalui perikop bacaan hari ini kita akan belajar mengenai karya pemulihan Mesias dalam hidup kita, umat-Nya.

PEMAHAMAN

Ay. 1-4        Salah satu karya penting sang Mesias adalah karya pemulihan. Hal apa sajakah yang dipulihkan? (lihat aya 3-4, dan juga ayat 7). Pernahkah hal seperti itu terjadi dalam hidup Anda?

Ay. 5-7        Mesias berkarya dengan kekuatan ilahi yang berasal dari TUHAN (lihat ay. 1. ”… Aku telah menaruh Roh-Ku atasnya”). Sebagai apakah TUHAN memperkenalkan diri-Nya? (lihat ay. 5) Apa hubungannya dengan karya pemulihan yang dilakukan Mesias?

Ay. 8-9        Apa karakter/ sifat TUHAN yang dinyatakan di bagian ini? Mengapa TUHAN mengajak kita membandingkan-Nya dengan patung? (ay. 8). Jaminan apa yang TUHAN berikan di bagian ini? (ay. 9).

Mesias hadir untuk menyatakan dan menegakkan hukum/ kebenaran di tengah kehidupan manusia. Ini bukan hal yang mudah mengingat keterbatasan dan kelemahan kita. Bagaimana Mesias mewujudkan misi-Nya?  Bukan dengan menurunkan standar hukum/ kebenaran itu, atau memaksa kita melakukan sesuatu di luar kemampuan kita. Mesias mewujudkan hal ini dengan dua hal: 1) memulihkan semangat kita (ay. 3), dan 2) membebaskan kita dari ketidakberdayaan kita (ay. 7). Dua macam pemulihan inilah yang dilakukan Mesias agar kita mampu melakukan kebenaran, meski di tengah keterbatasan kita.

Di ayat 5, TUHAN memperkenalkan diri-Nya sebagai Pencipta alam semesta. Jika Dia sanggup menciptakan seluruh alam semesta, termasuk manusia, pantaskah kita meragukan kuasa-Nya untuk memulihkan kita? Selain itu, keberhasilan karya pemulihan itu juga terjamin oleh kesetiaan TUHAN terhadap firman-Nya (ay. 9). Berbeda dari patung, TUHAN sanggup melaksanakan apa yang telah dinubuatkan-Nya.  Karena itu, hanya nama TUHAN yang layak diagungkan dan dimuliakan (ay. 8).

REFLEKSI

TUHAN sanggup memulihkan kehidupan Anda, asalkan Anda mengizinkan-Nya berkarya dalam hidup Anda.

TEKADKU

Ya Tuhan, mampukanlah aku menjalani proses pemulihan yang terus-menerus Engkau kerjakan dalam hidupku.

TINDAKANKU

Aku akan bersaksi kepada minimal dua orang mengenai pemulihan yang pernah TUHAN kerjakan dalam hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«