suplemenGKI.com

Yesaya 11: 1-10

“Takut akan Tuhan: Memaksimalkan Hidup BagiNya”

 

PENGANTAR

Tuhan memakai bangsa-bangsa lain yang lebih kuat dari bangsa Israel untuk menghakimi perbuatan jahat bangsa Israel yang tidak setia. Namun penghakiman itu tidak untuk selamanya. Dibagian ini Tuhan berbicara mengenai janji pemulihan Israel.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 1, 10a: Janji apa yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel?
  2. Ayat 2: Apa saja yang dimiliki oleh raja yang disertai roh Tuhan? Bagaimana cara raja tersebut

menjalankan pemerintahanNya? (ay. 3-5)

  1. Ayat 6-8: Keadaan seperti apa yang sedang digambarkan melalui kalimat-kalimat di ayat ini?
  2. Ayat 9: Mengapa keadaan demikian dapat terjadi di bawah pimpinan raja tsb?
  3. Ayat 10 b: Apa tujuan Allah memberi janji pemulihan generasi Daud bagi Israel?

 

Janji pemulihan Israel diceritakan di pasal 11 dengan memberikan generasi pemimpin yang baru dari keturunan Isai. Raja yang dijanjikan ini akan memerintah dengan 3 kekuatan yaitu hikmat dan pengertian dari Tuhan; nasihat dan keperkasaan; pengenalan akan Tuhan yang membuatnya takut akan Tuhan. Tiga kekuatan ini membuatnya memerintah dengan adil, menghakimi dengan benar dan menjunjung tinggi kejujuran. Hidup di bawah pimpinan raja yang demikian akhirnya akan menciptakan keadaan yang aman, tidak mengancam satu dengan yang lain (ay. 6-8), tidak ada permusuhan, sebab tiap-tiap orang tidak berbuat jahat. Dengan demikian raja yang dijanjikan melalui keturunan Isai ini akan membawa bangsa-bangsa memuliakan Tuhan. Dan janji ini digenapi secara klimaks melalui kehadiran Yesus Kristus.

Melalui bacaan hari ini kita diingatkan bahwa keberadaan satu orang saja dapat mempengaruhi keadaan di sekitarnya. Setiap kita mempunyai kelompok orang-orang tertentu yang dapat kita pengaruhi, mulai dari kelompok yang kecil (keluarga) hingga kelompok yang lebih besar dengan jumlah orang yang lebih banyak. Siapapun kita dan dalam konteks apapun kita memimpin orang, Tuhan memanggil kita untuk menjadi pemimpin yang kenal dan takut akan Tuhan. Mungkin kita memang bukan keturunan Isai seperti yang dimaksud dalam bacaan ini, tetapi Tuhan pun sanggup memakai kita untuk menciptakan keadaan yang lebih baik (aman, tidak ada permusuhan, kejahatan dan kebusukan hidup) melalui kita seorang.

 

REFLEKSI

Bertanya pada diri sendiri, apakah Anda merasa sudah hidup menjadi berkat bagi orang lain, membuat kehidupan dan keadaan menjadi lebih baik? Dalam hal apa dan kepada siapa terutama Anda sudah berhasil?

 

TEKADKU

Tuhan, ada banyak doa dan harapan yang orang naikkan kepadaMu untuk perbaikan hidupnya dan bahkan bangsa ini. Tolonglah aku supaya aku bukan hanya terus berdoa, melainkan juga berusaha untuk dapat Engkau pakai menjadi jawaban atas doa dan pergumulan mereka. Amin

 

TINDAKANKU

Mengevaluasi diri dengan bertanya kepada seorang terdekat, sudahkah Anda memberi pengaruh yang positif baginya? Lakukan sesuatu untuk memperkuat kesungguhan Anda melakukan firman Tuhan hari ini.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*