suplemenGKI.com

Bacaan : Amos 6 : 1 – 2

Tema : Rasa Tentram yang palsu

PENGANTAR
Pada masa pemerintahan Raja Yerobeam II  ( th 786 – 746 BC ) berhasil memperluas daerah Israel lagi dan memulihkan batas-batas lama. ( 2 Raj. 14:25 ). Pada masa itulah Amos melayani sebagai nabi. Pada waktu itu secara ekonomi Israel dalam keadaan yang cukup baik dan makmur. Perdagangan dengan luar negri hidup kembali sehingga membawa kemakmuran setidak-tidaknya untuk lapisan atas penduduk Samaria. Oleh sebab itu penduduk kota Samaria merasa aman dan senang dan dihinggapi perasaan kebanggaan nasional. Pendeknya keadaan Israel saat itu sangat memuaskan menurut anggapan masyarakat lapisan atas dan para pemimpin rakyat. Akan tetapi keyakinan seperti itu adalah keyakinan yang semu, karena kemudian tampillah Amos dengan suara kenabiannya yang amat keras dan pedas menegur Israel.

PEMAHAMAN

  1. Kepada siapa peringatan itu disampaikan ? apa isi dari peringatan sang nabi ?( ayat 1 )
  2. Apa maksud dari sang nabi ketika menyebutkan nama kota-kota dan kerajaan yang ada disekitar Israel ? ( ayat 2 ).

Pada pasal 6 ini, Amos menyerukan pemberitaannya kepada “orang-orang terkemuka”, yaitu para pemimpin rakyat, orang-orang yang memerintah, orang-orang yang berkuasa dan tuan-tuan tanah serta orang-orang kaya. Mereka mau menikmati hidup tanpa kuatir dengan memakai kekuasaan dan kekayaan untuk diri mereka sendiri, dengan tidak menghiraukan teman-teman sebangsanya yang miskin dan lemah. Oleh sebab itu Amos menegur mereka dengan keras. Teguran itu dilakukan Amos bukan karena mereka kaya dan berkuasa tetapi karena mereka mendapat kekayaan dan kekuasaan itu dengan jalan penindasan kepada orang-orang miskin dan lemah.  Dalam tegurannya Amos menyatakan “jangan sangka bahwa mereka merupakan suatu bangsa kekecualian dihadapan Allah dan selalu dilindungi Allah. Israel/Samaria sama dengan bangsa Kalne, Hamat, Gat. Kota-kota atau kerajaan-kerajaan kota tersebut ( Kalne, Hamat dan Gat ) telah kena bencana yang hebat, dirusakkan dan dihancurkan dan Israel juga akan mengalami nasib yang sama dengan mereka. Sebab Israel telah membuat dirinya sama dengan bangsa-bangsa lain. Oleh sebab itu Allah akan membuat Israel sama dengan bangsa-bangsa lain dalam hal melaksanakan hukuman-Nya.

Setiap orang pasti ingin kaya dan sukses. Berjuanglah dengan kerja keras, jangan dengan memeras orang lain.  Lakukanlah dengan jujur supaya nanti tidak hancur. Ingatlah kepada yang miskin dan lemah supaya hidupmu bahagia dan sentosa. Amin.

REFLEKSI
Renungkanlah sejenak ! Jika saudara adalah orang yang kaya, apa yang bisa saudara lakukan untuk Tuhan dan orang-orang yang miskin dan lemah ? bagaimana sikap saudara kepada terhadap kekayaan itu sendiri dan terhadap orang-orang miskin dan lemah ?

TEKADKU
Ya Tuhan seringkali kami menganggap bahwa harta kekayaan yang kami miliki adalah semata-mata sebagai hasil kerja keras kami tanpa campur tangan Tuhan, sehingga membuat kami cinta harta dan mengabaikan sesama. Ampunilah kami ya Tuhan.

TINDAKANKU
Saya harus mulai memberi yang terbaik kepada Tuhan dan berbagi kepada sesama. Amin.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*