suplemenGKI.com

Bacaan : Nehemia 8 : 1 – 6.

“MENDENGAR DENGAN PENUH PERHATIAN”

PENGANTAR.

Nehemia hidup sezaman dengan Ezra, melayani sebagai juru minuman Artahsasta I ( Raja Persia ). Ketika ia menerima kabar bahwa orang buangan yang kembali ke Yehuda  dari Babel dan Persia sedang dalam kesulitan dan tembok Yerusalem  masih berupa puing. Nehemia diberi kuasa oleh Raja Artahsasta untuk pergi ke Yerusalem sebagai gubernur dan membangun kembali tembok-tembok Yerusalem. Kemudian ia mengerahkan orang-orang sebangsanya untuk membangun kembali tembok-tembok Yerusalem. Dengan perjuangan yang sangat berat dan berbagai tantangan yang menghadang akhirnya Nehemia dapat menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem.

PEMAHAMAN.

  1. Apa makna dari ungkapan “Berkumpullah seluruh rakyat” ? ( ayat 2 ), apa yang mereka inginkan ?
  2. Apa yang dilakukan Ezra ? ( ayat 3-4)
  3. Apa makna ungkapan, “Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan” ? ( ayat 4 )

Pembangunan tembok Yerusalem sudah rampung, pintu-pintu gerbang sudah diperbaiki, para penjaga pintu gerbang sudah diangkat ( 7:1 ), kini tiba saat yang penting, rakyat berkumpul di halaman pintu gerbang air untuk merayakan permulaan tahun ( Rosh Hashanah = salah satu dari 4 perayaan tahun baru Yahudi ) yang kemudian disusul dengan hari raya Pendamaian. Dalam perayaan tersebut merupakan perayaan yang sangat sakral bagi umat Yahudi. Seluruh umat berkumpul untuk melakukan ibadah kepada Tuhan. Hal itu menunjukkan akan adanya kebangunan rohani  dalam kehidupan umat. Mereka mulai rindu untuk mendengar Firman Tuhan. Umat meminta agar Ezra membacakan Taurat ( Firman ) Tuhan.

Pada hari pertama dalam perayaan itu imam Ezra membawa kitab Taurat dan membacakan Firman Tuhan/Taurat dari pagi sampai tengah hari dihadapan seluruh umat. Yang sangat luar biasa adalah respon dari seluruh umat. Dikatakan dengan jelas dalam ayat 4, “dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan……”. Kalimat ini hendak menjelaskan bahwa seluruh umat dengan seksama mendengarkan pemberitaan Firman Tuhan. Mereka sangat merindukan taburan Firman Tuhan yang dapat membaharui kehidupan mereka. Mereka ditegur, dibaharui, diarahkan oleh Firman Tuhan. Betapa berharganya Firman Tuhan bagi mereka.

Kebangunan rohani dapat terjadi ketika didalam diri umat ada sikap dengan penuh perhatian mendengar Firman Tuhan. Bagaimana sikap saudara ketika Firman Tuhan diberitakan ?

REFLEKSI.

Marilah kita mengambil saat hening sejenak  untuk merenungkan. Apakah saudara dengan sepenuh hati memperhatikan Firman Tuhan ketika saudara beribadah ?

TEKADKU.
Ya Tuhan ampunilah saya jika selama ini saya kurang menghargai Firman Tuhan.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan mulai serius dalam mendengarkan Firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*