suplemenGKI.com

Kejadian 15:1-21

KUTAHU YANG KUPERCAYA

 

Pengantar
Menjalani kehidupan beriman, tentu setiap kita masih hidup dengan berbagai macam persoalan yang harus kita hadapi.  Mungkin kita pernah berpikir “mengapa setelah menjadi anak Tuhan kita masih menghadapi masalah?  Bahkan terkadang masalah itu sangat berat menekan pikiran dan hati kita!  Masihkah kita tetap menyakini bahwa Tuhan kita dapat dipercaya?

Pemahaman
Ayat 1-5 Apa janji TUHAN kepada Abram?
Ayat 1 Bagaimana TUHAN menyatakan Diri untuk meneguhkan iman Abram?Ayat 6 Bagaimana penilaian TUHAN atas sikap Abram?

Abram telah menerima janji TUHAN bahwa ia akan menjadi bangsa yang besar dan keturunannya akan mewarisi tanah Perjanjian. Abram sudah tinggal di tanah Kanaan, namun dia belum juga memiliki putra kandung.  Bagi Abram dan Sara, janji TUHAN itu sudah tidak mungkin terjadi sebab dirinya bersama Sara sudah lanjut usia (ayat 2-4).  TUHAN mengetahui hati serta iman Abram dan Sara.  Oleh sebab itu, DIA  kembali menyatakan Diri-Nya “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar” (ay.1).  Apa yang TUHAN nyatakan kepada Abram? Pertama, agar Abram tidak takut, ragu atau kuatir akan janji keturunan yang DIA berikan.  DIA menyatakan Diri-Nya sebagai Sang Pelindung “Perisai” bagi seluruh kehidupan Abram dan keturunannya.  Kedua, TUHAN menggenapi janji-Nya bahkan berkat bagi Abraham itu berkelimpahan seperti bintang di langit (ay.5).  Setelah berdialog dengan TUHAN, Abram percaya akan janji itu (ay.6) dan kepada Abram yang percaya DIA memperhitungkan sebagai kebenaran, sebab TUHAN melihat bahwa Abram sungguh-sungguh percaya, menyerahkan hidup dan masa depan sepenuhnya kepada TUHAN. 

Inilah hakikat percaya yang sesungguhnya yaitu kesadaran bahwa diri kita tidak mampu, tidak layak namun dilayakkan-Nya, menyakini Tuhan bekerja secara tidak terbatas seturut kehendak dan waktu-Nya yang membawa kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada kuasa-Nya.  Marilah menjalani hidup hanya dengan janji-Nya yang kita percayai sambil mengerjakan karya hidup dengan bertanggungjawab. 

Refleksi
Mari hening sejenak! Ingatlah karya Tuhan atas hidup anda minggu lalu!  Ucapkanlah syukur kepada-Nya.  Berbicaralah kepada-Nya apa harapan Anda dalam minggu ini!  Terbukalah di hadapan Tuhan bagaimana iman percaya Anda kepada Tuhan mengawali minggu ini!

Tekadku
Tuhan Yesus, berilah aku keyakinan yang teguh untuk mempercayai janji pertolongan-Mu.  Amin!

Tindakanku
Aku akan mengerjakan tugas dan pekerjaan yang menjadi bagianku dengan sungguh-sungguh dengan keyakinan akan pertolongan dan berkat-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*