suplemenGKI.com

Yeremia 11:18-20

MENYATAKAN KEBENARAN

 

Pengantar
Mengalami penolakan di kampung halaman sendiri bukan sebuah pengalaman yang hanya dialami oleh seorang nabi seperti Yeremia. Yesus juga mengalami penolakan yang sama ketika melayani di kampung halamannya Nazaret. Memang tidak mudah menghadapi situasi dan kondisi dimana suara kebenaran harus diberitakan ditengah-tengah lingkungan yang telah berkontribusi melahirkan dan membesarkan seorang nabi seperti Yeremia. Apalagi berita yang disampaikan oleh Yeremia berkaitan dengan teguran dan hukuman dari Allah

Pemahaman

Ayat 18-20           Bagaimana tanggapan Yeremia saat mendengar rencana pembunuhan atas dirinya?
Apakah yang menjadi harapan Yeremia?

Yeremia menghadapi tantangan yang tidak mudah. Dia menghadapi kerabatnya, saudaranya dan masyarakatnya. Yeremia tentu diperhadapkan pada berbagai macam dilema. Antara memberitakan murka dan hukuman Allah atau tetap diam. Apapun keputusan Yeremia tentu mendatangkan konsekuensi . Saat Yeremia memutuskan untuk tetap menyampaikan murka dan hukuman Allah, Yeremia berhadapan dengan ancaman pembunuhan.

Perasaaan cemas dan takut tentu dirasakan oleh Yeremia. Namun Yeremia tidak membiarkan kecemasan dan rasa takut menguasai hati dan pikirannya. Yeremia menyerahkan persoalan yang dihadapinya kepada Allah. Ayat 20 memperlihatkan penyerahan diri Yeremia sekaligus pengharapan agar Allah bertindak atas rencana pembunuhan itu.

Yeremia mampu mengalahkan kecemasan dan rasa takutnya dengan berserah kepada Allah. Yeremia tetap setia pada tugas dan tanggungjawabnya meski harus berhadapan dengan ancaman pembunuhan. Yeremia tidak gentar dan tetap beriman kepada Allah

Menyatakan kebenaran mengandung banyak sekali konsekuensi. Umat mungkin akan berhadapan dengan banyak pihak yang bertentangan atau berseberangan. Namun belajar dari pengalaman Yeremia, umat diajak untuk belajar menyerahkan berbagai ancaman dan tantangan kepada Allah. Tidak terjebak pada rasa cemas dan rasa takut yang sering membutakan iman.

Refleksi
Sudahkah aku memberitakan suara Allah dalam komunitasku? Sudahkah kebenaran aku nyatakan ditengah-tengah keluarga, persekutuan dan masyarakat?

Tekadku
Ya Allah, tolong kami untuk hidup benar dan sesuai dengan firman-Mu.Tolong kami dan mampukan kami untuk senantiasa memberitakan dan menyatakan yang benar.

Tindakanku
Mempelajari firman Tuhan dan memberlakukannya dalam kehidupan sehari hari

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*