suplemenGKI.com

Senin, 17 Mei 2021

16/05/2021

Kisah Para Rasul 2:1-13

 

“KEAJAIBAN BESAR TERJADI”

Pengantar:
Kehidupan rutin setiap hari terkadang membuat kita merasa monoton dan membosankan. Khusus di masa pandemi covid-19 ini, kita masih harus work from home, study from home dan worship from home. Hal itu membuat kita berpikir hidup ini seperti tanpa makna dan tanpa tujuan. Itu sebabnya tidak sedikit orang yang kemudian menjalani hidupnya hanya sekadar menghabiskan waktu saja, padahal waktu hidup kita adalah anugerah Tuhan yang harus dijalani dengan hidup bermakna dan memuliakan Tuhan. Bacaan Kisah Para Rasul 2:1-13, menyaksikan bagaimana keajaiban Allah mengubah hidup manusia sehingga menjadi bermakna dan memuliakan Tuhan.

Pemahaman:

  1. Apa yang hendak Tuhan tunjukan dari peristiwa Pentakosta bagi hidup kita saat ini? (V. 1-6)
  2. Apa yang hendak Tuhan ajarkan kepada kita saat ini melalui peristiwa Pentakosta? (V. 7-13)

Pentakosta adalah hari raya terbesar ke dua dalam kalender agama Yahudi setelah Paskah. Pentakosta merupakan perayaan panen raya gandum setelah hasil hulu atau hasil pertama dipersembahkan kepada Allah (Imamat 23:15-17). Itulah sebabnya perayaan Pentakosta itu selalu meriah dan diikuti juga oleh orang-orang Yahudi yang tersebar di berbagai daerah yang khusus datang ke Yerusalem untuk merayakan Pentakosta (Lih. v. 9-11). Pada momen itu murid-murid Yesus dan orang-orang percaya sedang berkumpul di satu tempat. Tidak dijelaskan tentang tempat tersebut dan apa yang sedang mereka lakukan. Mungkin mereka sedang bersekutu, berdoa dan berbagi cerita seputar hidup keagamaan mereka. Ketika itulah terjadi peristiwa yang  menakjubkan: “Bunyi tiupan angin dan lidah-lidah seperti nyala api hinggap pada mereka dan penuhlah mereka dengan Roh Kudus”. Murid-murid Yesus berbicara memakai bahasa-bahasa yang digunakan di daerah orang-orang dari mana mereka datang (v. 7-8). Tuhan menunjukan keajaiban besar kepada mereka yang datang ke Yerusalem untuk merayakan Pentakosta. Tuhan mengajarkan melalui peristiwa Pentakosta melalui kuasa Roh Kudus segala sesuatu yang mustahil bagi manusia namun tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dalam kuasa Roh Kudus.

Apa yang tidak mungkin bagi manusia itu mungkin atau bisa terjadi di dalam kuasa Roh Kudus. 

Refleksi:
Saudara, terkadang hidup ini terasa monoton dan cenderung menjemukan, sehingga kita merasa hidup ini tidak berarti. Namun jika kita membuka diri bagi kuasa Roh Kudus, Dia sanggup mengubah hidup kita menjadi hidup baru yang bernilai, bagi diri sendiri maupun bagi sesama.

Tekadku:
Tuhan Yesus, kami bersyukur di tengah situasi yang menjemukan Engkau hadir melalui Roh Kudus-Mu untuk mewarnai hidup kami menjadi baru, bermakna dan memuliakan Engkau.

Tindakanku:
Mari saudara-saudara kita membuka diri bagi Roh Kudus agar dengan kuasa-Nya mengubah hidup kita yang monoton dan menjemukan menjadi bermakna dan memuliakan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*