suplemenGKI.com

Senin, 17 Juni 2019

16/06/2019

TANGAN TUHAN TERUS TERULUR & MERANGKUL

Yesaya 65:1-9

 

Pengantar
Ada seorang yang baru bertobat dan menjadi pengikut KRISTUS. Ia begitu bersemangat bersaksi. Ia menceritakan kepada teman-temannya tentang kebahagiaannya karena mengalami anugerah TUHAN yang menyelamatkannya. Seorang temannya menanggapi demikian, “Kesaksianmu tampaknya menunjukkan bahwa ALLAH-lah yang melakukan segala sesuatu untuk menyelamatkanmu. Tidakkah kamu juga berjuang untuk  melakukan bagianmu terlebih dahulu sebelum ALLAH melakukan bagian-Nya?” Orang Kristen baru itu menjawab, “Oh ya, saya melakukannya. Selama lebih dari 30 tahun saya terus lari dari ALLAH secepat dosa membawa saya. Itulah bagian saya. Tetapi ALLAH mengejar dan menangkap saya. Itulah bagian-Nya.” Pengalaman iman seperti itulah yang juga dikisahkan dalam bacaan hari ini. Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 1     : Mengapa ALLAH berinisitif mencari umat-Nya walaupun umat tidak mencari Dia?
  • Ayat 2-5 : Mengapa  ALLAH berkenan mengulurkan tangan-Nya kepada pemberontak yang menyakiti hati-Nya?
  • Ayat 6-9  : Apakah yang akan dilakukan ALLAH terhadap umat yang melakukan kesalahan?

Yesaya 65 mengisahkan kehidupan umat yang benar-benar sudah bosan dengan penderitaan sebab sejak 70 tahun yang lalu mereka mulai hidup dibuang di negeri asing sebagai seorang jajahan. Dalam pergumulan inilah, mereka merasa bahwa ALLAH tidak mengasihi mereka sebab Dia menghukum mereka dengan dahsyat sehingga penderitaan mereka berkepanjangan. Mereka meragukan kehadiran dan kasih TUHAN dalam hidup mereka. Di sisi yang lain, dalam penderitaan mereka tidak makin bertobat namun justru melakukan perbuatan-perbuatan yang mengecewakan ALLAH. Mereka justu menyembah berhala dan mempersembahkan korban kepada dewa-dewa.

Menghadapi sikap umat yang seperti itu, maka ALLAH mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya tangan-Nya terus terulur untuk meraih dan merangkul umat-Nya.  Sekalipun umat tidak mencari Dia tapi ALLAH justru berinisitiaf mencari umat-Nya. Sekalipun umat  tidak mengingat-Nya namun Dia terus memberi petunjuk kepada umat-Nya. Sekalipun umat tidak memanggil nama-Nya namun Dia terus menyatakan diri kepada mereka sehingga Dia terus berkata, “Ini Aku! Ini Aku!” Bahkan sekalipun umat memberontak kepada-Nya dan meninggalkan-Nya namun Dia terus mengulurkan tangan-Nya untuk menyelamatkan mereka. Sungguh luar biasa kasih ALLAH bagi umat-Nya. Dia menyodorkan diri-Nya untuk kebaikan umat-Nya.

Dalam Ayat 8,9 dinyatakan bahwa tetap ada pengharapan bagi siapapun yang dianggap najis dan kafir untuk menyatakan pertobatannya dan menjadi umat ALLAH. Dia terus berharap dan memberikan pengharapan kepada siapapun untuk menjadi umat-Nya. Sesuai dengan janji-Nya kepada para leluhur Israel, maka Dia tidak akan begitu saja menghukum mereka. Memang penghakiman akan terjadi namun peristiwa penghakiman ini tidak akan menghapus atau mengurangi sifat ALLAH yang penuh cinta kasih kepada umat-Nya. Sesungguhnya ALLAH tak akan berdiam diri melihat penderitaan umat-Nya. Tangan-Nya terus terulur untuk merangkul dan menyelamatkan umat-Nya. Yang Dia kehendaki ketika kita umat dalam penderitaan adalah pembelajaran. Tepat setelah kita sukses belajar dan semakin mengerti akan karya ALLAH bagi hidup kita, maka pemulihan datang. Itu janji-Nya.

Refleksi
Dalam keheningan, pejamkan mata lalu tarik dan hembuskan nafas perlahan-lahan. Apakah yang Anda ingat dan sadari ketika menarik dan meghembuskan nafas itu? Apakah Anda merasakan persoalan hidup yang makin jelas terlihat ataukah Anda merasakan  hadirnya ALLAH Sang Pemberi nafas kehidupan? Apakah ALLAH, Sang Sumber kehidupan yang terus hadir dan berkarya selalu kita ingat dan sadari lebih daripada persoalan dan beban kehidupan?

Tekadku
Ya TUHAN betapa mulia kasih-Mu. Tolonglah aku untuk selalu mengingat dan menyadari bahwa kasih-Mu kepadaku sungguh amat besar. Di tengah segala beban kehidupan yang menghimpitku, janganlah biarkan aku meragukan kasih-Mu sebaliknya justru semakin mendekat kepada-Mu.

Tindakan
Setiap hari aku akan mencari satu orang teman yang sedang dihimpit beban persoalan untuk menceritakan kasih dan kebaikan TUHAN yang terus meraih dan merangkul umat-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«