suplemenGKI.com

Senin, 16 Juli 2018

15/07/2018

Yeremia 23:1-4

ALLAH MEMIMPIN UMATNYA

 

Pengantar
Seorang raja adalah pemimpin yang sangat dihormati dan dipatuhi rakyatnya. Apa yang diperintahkan  oleh seorang raja pasti akan dilakukan oleh rakyatnya. Seorang raja memiliki pengaruh yang sangat kuat. Itulah sebabnya jabatan raja merupakan jabatan yang penting. Bahkan bagi bangsa Israel sekalipun. Bagi Israel yang menganut sistem kepemimpinan Teokrasi kepemimpinan seorang raja sangat mempengaruhi kehidupan rakyatnya. Raja dipandang sebagai wakil Allah didunia. Raja yang takut akan Allah akan membuat rakyat juga hidup takut akan Tuhan dan mereka akan memperoleh berkat. Sebaliknya, jika raja tidak hidup seturut kehendak Tuhan, maka rakyatnya juga akan hidup dalam dosa.

Pemahaman

Ayat 1-2               Apakah kritik Yeremia terhadap kepemimpinan raja Yehuda?

Ayat 3-4               Bagaimanakah sikap Allah terhadap para pemimpin Yehuda yang tidak bertanggungjawab?

Setelah raja Yosia berhasil membawa Yehuda memasuki masa keemasan dengan melakukan reformasi dibidang keagamaan, Yehuda kembali mengalami keterpurukan setelah pengganti Yosia justru tidak lagi hidup seturut kehendak Allah. Kehidupan keagamaan Yehuda semakin terpuruk. Para imam berlaku seenaknya dan muncul nabi-nabi palsu. Ditengah-tengah kondisi bangsa Yehuda yang kelam, Yeremia menyampaikan suara Allah yang menegur kepemimpinan raja dan juga para imam dan nabi-nabi palsu (ayat 1-2)

Allah murka terhadap para pemimpin Yehuda. Allah akan menghukum para pemimpin Yehuda yang telah membuat umat hidup dalam dosa dan menderita. Dan Allah akan menghadirkan gembala-gembala  baru pilihan-Nya untuk menggembalakan umat dengan penuh kasih.

Pemimpin yang berkenan dihadapan Allah adalah seorang yang mampu menjadi gembala bagi mereka yang dipimpinnya. Pemimpin yang berkenan dihadapan Allah juga dituntut untuk menegakkan kebenaran dan keadilan dalam kepemimpinannya. Pemimpin yang takut akan Allah tidak akan membiarkan ketidakbenaran dan ketidakadilan terjadi. Pemimpin yang takut akan Allah tidak akan membiarkan orang-orang yang dipimpinnya hidup dalam kehancuran.

Mencari pemimpin yang ideal dan seturut kehendak Allah bukan perkara yang mudah. Manusia tetap memiliki kekurangan dan kelemahan. Disinilah dituntut sikap umat untuk tetap arif dan bijaksana, menilai mana yang baik dan benar, mana yang tidak. Yang baik dan benar dari pemimpinnya diteladani, kekurangan dan kelemahannya tidak diikuti. Pada akhirnya jika kita bicara tentang pemimpin yang sejati, maka jawabannya adalah Allah. Allah adalah pemimpin umat yang sesungguhnya.

Refleksi
Sudahkah kita menyerahkan diri untuk dipimpin oleh Allah? Atau masihkah kita hidup seturut dengan keinginan dan kemauan kita?

Tekadku
Mampukan kami untuk hidup didalam pimpinan-Mu ya Allah. Menyandarkan kehidupan kami sepenuhnya kepada-Mu.

Tindakanku
Tekun dalam doa. Menyediakan waktu membaca dan merenungkan firman Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«