suplemenGKI.com
Kesembuhan

Kesembuhan

Bacaan : Kisah Para Rasul 3 : 1 – 10.

“Demi nama Tuhan Yesus Kristus”

Pada suatu hari menjelang petang [ jam 3 petang ], yaitu menjelang waktu sembayang Yahudi,  Petrus dan Yohanes naik ke Bait Allah.  Mereka berjalan melalui pelataran bukan untuk orang Yahudi menuju pelataran orang-orang perempuan yang dikelilingi tembok-tembok yang tinggi-tinggi. Tembok-tembok tersebut mempunyai beberapa pintu gerbang yang dihiasi dengan tembaga yang mahal-mahal, dan satu diantaranya adalah “pintu gerbang indah”.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apa tujuan rasul Petrus dan Yohanes ke Bait Allah ? [ ayat 1 ], siapa yang dijumpai mereka di pintu “gerbang indah” ? [ayat 2]
  2. Apa yang dilakukan rasul Petrus dan Yohanes terhadap pengemis yang lumpuh tersebut ? [ayat 3-6] dan apa makna perkataan Petrus, “demi nama Yesus Kristus”  orang Nazaret itu, berjalanlah ? dan apa yang dilakukan Petrus selanjutnya ? [ayat 7]
  3. Bagaimana respon orang banyak ketika melihat orang lumpuh itu sembuh ? [ayat 8-10]
  4. Bagaimana kita meresponi hal ini ?

RENUNGAN.

Orang Yahudi memiliki jam-jam doa secara teratur dan rutin, pada siang hari mereka berdoa jam 9.00 ; jam 12.00 dan jam 3 sore. Sedangkan malam hari mereka berdoa jam 6 petang, jam 7 malam, jam 12 malam dan jan 4 subuh. Bagi masyarakat yang tinggal dekat Bait Allah, mereka akan berdoa di Bait Allah,  pada jam-jam yang sudah diatur, sehingga pada jam-jam berdoa Bait Allah terus ramai dikunjungi orang untuk berdoa. Karena keramaian itulah maka hal itu tidak luput dari kunjungan para pengemis untuk mencari sedekah dari orang-orang yang sedang menunaikan ibadah, barangkali mereka berbaik hati memberikan sedekahnya kepada kaum papa [pengemis]. Rasul Petrus dan Yohanes datang ke Bait Allah untuk berdoa, dan ketika mereka memasuki pintu gerbang indah maka mereka  bertemu dengan pengemis lumpuh yang sedang meminta sedekah kepada mereka. Dan ketika Petrus berkata, “Lihatlah kepada kami”, maka orang lumpuh itu mengira akan mendapat sedekah dari Petrus. Akan tetapi justru Petrus berbicara lain, ia berkata, “emas dan perak tidak ada padaku”, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu : “Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah !. rasul  Petrus dan Yohanes mungkin memang tidak memiliki emas dan perak yang dapat diberikan kepada pengemis lumpuh tersebut, walaupun demikian mereka akan memberikan apa yang mereka miliki, yaitu iman dalam nama Yesus.

Iman dalam nama Yesus inilah yang diberikan Petrus kepada pengemis lumpuh tersebut, agar ia dapat memilikinya, karena hal itu sangat penting  bagi pengemis lumpuh itu. mungkin selama ia hidup ia hanya mengalami penderitaan, orang-orang  tidak ada yang peduli kepadanya, bahkan ahli-ahli Tauratpun memandangnya sebagai orang yang najis dan tidak diperbolehkan masuk ke tempat kudus. Kepedulian Petrus nyata ketika ia berkata, “demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah !  seruan Petrus adalah seruan doa untuk kesembuhan pengemis lumpuh tersebut, dan seruan doa itu terjawab. Orang lumpuh itu sembuh ! Petrus membantunya berdiri, dan ternyata ia benar-benar sembuh, ia berjalan kesana kemari, sesekali melompat, hatinya penuh sukacita dan ia pun memuji Tuhan.

Kita pun turut bersukacita atas peristiwa tersebut, karena kuasa Tuhan tetap nyata, baik pada masa Kristus melayani maupun setelah Kristus naik ke Surga dan mencurahkan Roh Kudus. Bahkan sebenarnya sampai sekarang pun kuasa Kristus tetap nyata. Kita hanya perlu beriman dengan sepenuh hati kepada Tuhan Yesus maka kita akan merasakan kuasaNya setiap hari. Sudahkah kita memiliki iman yang sungguh-sungguh kepada Yesus Kristus ? kiranya Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«