suplemenGKI.com

ALLAH BESERTAMU

Yosua 24:1-2, (3-13)

 

Pengantar

Setiap kali kita beribadah tentu tidak asing dengan ucapan Salam berikut : “Tuhan Besertamu” atau “Tuhan Yesus menyertai Saudara”, yang kemudian dijawab oleh umat “Dan beserta Saudara juga” atau “Dan menyertaimu juga”. Dalam renungan kali ini kita akan melihat bagaimana Yosua menyampaikan pesan sebagai pengingat kepada bangsa Israel tentang penyertaan Allah yang dimulai dari Bapa leluhur mereka Abraham, Iskak, Yakub dan Musa. Dalam bacaan ini kita akan tahu bahwa Allah senantiasa menyertai bangsa Israel walaupun mereka sering tidak setia dan bersyukur atas penyertaan Allah.

Pemahaman

Ayat 1             :  Apa yang dilakukan oleh Yosua ketika mereka tiba di Sikhem? Siapakah yang dipanggil oleh Yosua dan apa yang mereka lakukan?

Ayat 2 (3-13)  :  Apa yang dikatakan oleh Yosua kepada bangsa Israel ?

Yosua 24 merupakan bagian terakhir dari Kitab Yosua yang merupakan pesan terakhir Yosua kepada bangsa Israel sebelum dia meninggal. Peristiwa ini terjadi di Sikhem yaitu tempat dimana Tuhan Allah menjanjikan tanah Kanaan kepada Abraham dan kemudian Abraham mendirikan mezbah bagi Tuhan. (lih. Kej 12:6-7). Di tempat ini Yosua mengumpulkan semua suku orang Israel. Yosua memanggil para tua-tua, para kepala, para hakim dan para pengatur pasukan dan kemudian mereka berdiri di hadapan Allah.

Setelah mereka semua berkumpul di hadapan Allah, Yosua mengatakan kepada bangsa Israel bagaimana Allah telah menyertai mereka sampai hari ini. Dia mengingatkan kepada bangsa Israel bahwa nenek moyang mereka yaitu Terah, ayah Abraham bapa leluhur mereka dan ayah Nahor yang beribadah kepada allah lain. Tetapi Allah mengambil Abraham bapa mereka dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan yang akan diberikan padanya dan keturunannya. Penyertaan Allah tidak hanya pada Abraham saja tetapi juga pada Iskak dan Yakub serta Musa yang memimpin nenek moyang mereka keluar dari Mesir. Yosua menceritakan bagaimana Allah menyertai nenek moyang mereka mulai keluar dari Mesir sampai melewati padang gurun. Tuhan Allah terus menyertai mereka ketika berperang melawan orang Amori, orang Feris, orang Kanaan, orang Het, orang Girgasi, orang Hewi dan orang Yebus sampai bangsa Israel memperoleh negeri yang dijanjikan Allah tanpa perlu bersusah-susah.

Mengapa Yosua mengingatkan semua ini? Yosua ingin agar bangsa Israel tetap ingat dan percaya bahwa apa yang telah mereka dapatkan saat ini bukan karena kehebatan pedang dan panah mereka, tetapi karena Allah yang menyertai mereka.

Bagaimana dengan kita sekarang? Ya, sebagai anak-anak Allah kita harus tetap percaya bahwa Tuhan Yesus terus menyertai kita. Ketika kita mengalami masa-masa sulit (ekonomi, kesehatan, dan lainnya) pada masa pandemi ini, yakin dan percayalah bahwa Allah tetap menyertai kita untuk kita bisa melewati masa pandemi ini.

 

Refleksi

Marilah kita merenungkan:

-   Apakah perkataan Yosua kepada bangsa Israel masih relevan untuk saat ini? Terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini apakah Allah masih beserta kita?

-   Bagaimana kita mengetahui bahwa Allah menyertai kita sampai saat ini?

 

Tekadku:

Ya Tuhan, mampukan aku agar tetap yakin dan percaya bahwa Engkau selalu besertaku dalam situasi apapun dalam hidupku.

 

Tindakanku:

Aku akan terus berusaha untuk meyakinkan diriku bahwa Allah menyertaiku melalui membaca Firman Tuhan agar aku senantiasa peka atas penyertaan Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«