suplemenGKI.com

Bagian ini menceritakan keadaan bangsa Isarael yang hidup dalam pembuangan di negeri Babel. Banyak diantara bangsa Israel yang hidupnya merasakan tertekan, takut dan bahkan mulai meragukan pertolongan Tuhan terhadap umat pilihanNya.

  1. Apa yang ingin Tuhan katakan kepada bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan di Babel? Perhatian ayat 1.
  2. Apa yang diingatkan Tuhan terhadap bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan di Babel? Perhatian ayat 2.
  3. Apa yang Tuhan ingatkan kepada bangsa Isreal sebagai umatNya? Perhatikanlah ayat 3-4
  4. Apa yang Tuhan janjikan kepada bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan di Babel?
  5. Apa yang menjadi tujuan Tuhan memulihkan bangsa Israel?

Renungan

Menjadi bangsa yang terjajah dan terbuang sangatlah menyakitkan bagi bagsa Israel, yang harus diasingkan di negri Babel. Bahkan jati diri sebagai umat pilihan Allah seakan-akan tidak berarti lagi. Di dalam keputusasaannya terhadap kondisi bangsa Israel di Babel, Tuhan masih memperhatikan umatNya dengan memberikan Firman yang menguatkan mereka dan memberikan pengharapan yang baru

Sekalipun bangsa Israel hidup dalam pembuangan, Tuhan tetap menyatakan bahwa Ia yang menciptakan dan membentuk mereka. Tuhan juga mengingatkan bahwa bangsa Israel adalah umat kepunyaanNya, yang dipanggil dan ditebusNya. Tuhan mengajak bangsa Israel untuk mengingat apa yang telah dikerjakanNya bersama dengan umat kesayanganNya, waktu membebaskan dari cengkraman bangsa Mesir, melewati laut Teberau, menuntun dengan tiang awan pada waktu siang dan tiang api pada waktu malam.

Tuhan mau melakukan semuanya ini karena KasihNya kepada umat pilihanNya, umatNya berharga di mata Tuhan dan mulia. Namun ketika umatNya menyembah berhala dan tidak mau bertobat, maka Tuhan menghukumnya ke negri pembuangan yakni Babel. Tujuan dari semuanya ini adalah bahwa bangsa Israel menyadari dosa-dosanya dan berbalik kembali kepada Allah yang benar.

Oleh karena itu Tuhan menguatkan mereka untuk tidak takut berada dalam masa pembuangan karena Tuhan tetap menyertai proses pertobatan mereka. Bahkan Tuhan berjanji akan memberikan anak-cucu kepada mereka dan memberkati keturunannya. Tuhan juga memiliki rencana yang indah bagi bangsa yang sudah dipulihkan yaitu menjadi kemuliaan bagi namaNya.

Dari bagian ini, kita melihat bahwa Tuhan tetap konsisten untuk mengasihi setiap anak Tuhan yang hidupnya benar dihadapanNya. Tuhan juga tetap menyertai anak-anakNya baik dalam kondisi yang bagus atau dalam kondisi yang kurang baik. Yang diharapkan Tuhan adalah bagaimana kita tetap setia baik dalam senang maupun susah.

Merasakan penyertaan Tuhan waktu keadaan baik itu lebih mudah daripada merasakan penyertaan Tuhan pada waktu keadaan susah atau sulit.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*