suplemenGKI.com

Yunus 3:1-10

AYO MEMBERITAKAN INJIL!

PENGANTAR
Injil tidak pernah terhalang oleh keterbatasan manusia. Meski diberitakan dengan cara yang tidak sempurna atau dengan motivasi yang salah (band. Filipi 1:15-19), Injil dapat menggerakkan banyak orang untuk bertobat. Bukan kata-kata manusia yang memanggil seseorang untuk bertobat, melainkan Roh Allah yang bekerja di dalam hati dan pikirannya. Namun demikian, Allah tetap melibatkan kita dalam karya keselamatan-Nya, mengutus kita untuk memberitakan Injil-Nya, dan agar kita dapat ikut mengecap sukacita sorgawi atas pertobatan yang terjadi. Tentu, ini sebuah anugerah yang besar bagi kita!

PEMAHAMAN
Yunus adalah nabi Israel yang oleh Tuhan diutus ke Niniwe.  Masalahnya, orang-orang Niniwe adalah musuh besar bangsa Israel dan Yunus membenci mereka. Karena itu, Yunus menolak pergi ke sana. Ia berusaha melarikan diri dari Tuhan dan berlayar ke Tarsis.  Namun, Tuhan tidak tinggal diam.  Pelarian itu gagal dan Yunus ditelan oleh seekor ikan besar.  Pengalaman selama tiga hari dalam perut ikan membuat Yunus mengakui bahwa keselamatan yang diterimanya adalah anugerah dari Tuhan” (2:9).  Yunus pun pergi ke Niniwe seperti yang diperintahkan Tuhan.

  • Ay. 1-4.  Apa isi khotbah Yunus?  Apakah Yunus mengajak mereka bertobat?  Menurut Anda, mengapa Yunus berkhotbah demikian?  Apakah kebenciannya kepada orang-orang Niniwe juga nampak dari isi khotbahnya?
  • Ay. 5-10.  Bagaimana orang-orang Niniwe menanggapi khotbah Yunus?  Bagaimana tanggapan Tuhan terhadap pertobatan mereka?

Dari isi khotbahnya, nampak jelas bahwa Yunus memang menjalankan tugasnya dengan setengah hati.  Khotbahnya sangat singkat.  Isinya hanya berupa kutukan atau ancaman hukuman, dan bukan ajakan untuk bertobat.  Cukup jelas bahwa kebencian Yunus terhadap orang-orang Niniwe sangat mempengaruhi isi dan cara khotbahnya kepada mereka.

Orang-orang Niniwe ternyata memberikan respon positif terhadap khotbah Yunus.  Khotbah ini pun sampai ke telinga raja kota Niniwe.  Itu berarti bahwa mereka meneruskan khotbah Yunus itu dari mulut ke mulut.  Dan peranan sang raja dalam hal ini ternyata sangat besar. Ia menyerukan agar seluruh kota, termasuk ternak-ternak yang mereka miliki, berpuasa untuk menyatakan pertobatan mereka.  Walau Yunus hanya memberikan khotbah yang singkat dan masih diwarnai kebencian, namun pertobatan terjadi pada seluruh bagian kota itu.

REFLEKSI
Ketika memberitakan Injil, kita akan melihat kasih dan kuasa Allah yang bekerja melampaui keterbatasan manusia.

TEKADKU
Ya Tuhan, aku bersyukur atas setiap kesempatan untuk memberitakan Injil-Mu, aku akan menggunakan setiap kesempatan itu sebaik mungkin.

TINDAKANKU
Dalam seminggu ini aku akan mengatakan kepada minimal dua orang bahwa Tuhan Yesus mengasihi mereka.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«