suplemenGKI.com

JANGAN TERSERET ARUS!

Ibrani 2:1-4

 

Pengantar
Suatu hari hujan deras terjadi sehingga sebuah wilayah dilanda banjir besar. Air sungai pun meluap. Tampaknya Arus banjir memiliki kekuatan yang  besar sehingga seorang anak meninggal karena  terseret arus sungai di dekat rumahnya.   Sungguh menyedihkan. Apakah Saudara menyadari bahwa bukan hanya arus banjir atau sungai yang bisa menyeret manusia tapi juga arus pengajaran. Itulah yang sedang menjadi pergumulan gereja  perdana seperti ditulis dalam bacaan Alkitab hari ini. Marilah kita mempelajari dan merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 1 : Apakah yang perlu dilakukan orang percaya agar tidak hanyut terbawa arus pengajaran yang menyesatkan?
  • Ayat 2-4: Apakah yang perlu dilakukan agar  orang percaya tidak menyia-nyiakan  keselamatan anugerah Tuhan?

Ibrani  2:1-4  merupakan peringatan terhadap orang-orang yang telah menerima keselamatan agar sungguh-sungguh menerima kesaksian Kristus dan para rasul. Bagi mereka yang menyia-nyiakan dan tidak mau mendengar berita keselamatan akan mendapatkan murka Allah. Oleh karena itu jangan menyimpang dari kebenaran Injil karena akan mengakibatkan kebinasaan (ayat 1). Jangan sampai orang percaya terseret arus pengajaran yang menyesatkan. Orang yang tidak mau mendengar dan menyia-nyiakan berita keselamatan akan binasa (ayat 2-3 )

Orang percaya diingatkan bahwa   Tuhan Yesus sendiri yang mula-mula mewartakan Injil keselamatan itu dan kemudian di teruskan para murid-Nya (ayat 4).  Keselamatan ditujukan untuk manusia, bukan untuk para malaikat. Karena itu, manusia perlu mendengar dan merespons dengan benar Injil keselamatan dari Allah agar tidak menerima murka Allah.

Dalam sejarah Kekristenan di sepanjang jaman, selalu ada pengajaran-pengajaran yang kelihatannya baik tapi ternyata menyesatkan. Untuk itu kita perlu teliti saat mendengarkan pengajaran. Bila kita kurang seksama mendengarkan maka kita akan terbawa arus yang menyesatkan. Apa yang perlu kita lakukan agar tak terbawa arus pengajajaran yang menyesatkan?

Mendengar dan melakukan firman Tuhan adalah cara untuk tetap menghayati dan mentaati kebenaran Injil dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kita perlu merendahkan diri dan menerima anugerah keselamatan-Nya dengan penuh keyakinan bahwa mendengar dan memelihara Firman Tuhan adalah hal yang amat penting dalam kehidupan kita. Di dalam Kristus kita telah di kuduskan sehingga sebagai orang yang telah di kuduskan, kita pun perlu taat terhadap peringatan-peringatan yang ditujukan kepada kita melalui Firman-Nya.

Refleksi
Dalam keheningan, renungkanlah, apakah Saudara pernah dilanda kebingungan saat mendengar pengajaran dari seorang pengkhotbah? Bagaimana Saudara bisa tahu kalau ajaran yang Saudara dengar adalah ajaran yang benar? 

Tekadku
Ya Tuhan berikanlah aku hikmat untuk dapat memahami ajaran Firman Tuhan yang benar. Mampukanlah aku untuk memahami dan terus berpegang pada kebenaran Injil Kristus hingga tak mudah terbawa arus pengajaran yang menyesatkan.

Tindakanku

  • Aku akan belajar mendengar dan memahami Firman Tuhan dengan serius, bukan hanya sambil lalu.
  • Aku akan membaca Alkitab secara utuh dan lengkap agar  makin memahami pengajaran yang benar.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*