suplemenGKI.com

Mission Impossible

Yeremia 1:1-3

Pengantar

Pada tahun 80-an, ada sebuah film seri televisi yang sangat populer, yaitu Mission Impossible. Serial TV yang ditayangkan stasiun ABC dari 1988 sampai 1990 ini sebenarnya sudah pernah ditayangkan oleh stasiun CBS dari September 1966 sampai Maret 1973. Kemudian serial TV ini diangkat ke layar lebar pada tahun 1996, 2000, 2006 dan 2011, dengan dibintangi Tom Cruise. Meski arti judul film ini adalah misi yang tidak mungkin, tapi akhir ceritanya selalu misi tersebut dapat diselesaikan. Hari ini kita belajar tentang sebuah panggilan pelayanan yang secara manusia tidak mungkin dilakukan.

Pemahaman

Ayat 2   : Bagaimana perasaan Saudara ketika ditunjuk untuk mengemban sebuah tugas besar? Bagaimana pula perasaan Yeremia ketika ditunjuk Allah?

Ayat 3   : Bagaimana situasi pelayanan Yeremia? Apakah situasi yang mudah, biasa saja ataukah situasi yang sukar?

Arti nama Yeremia sebenarnya adalah orang yang ditunjuk Allah. Sesuai dengan namanya ini, Yeremia adalah seorang yang ditunjuk Allah untuk mengemban tugas pelayanan di kerajaan Israel Selatan, atau yang lebih terkenal dengan sebutan kerajaan Yehuda. Dalam ayat pertama, Yeremia diperkenalkan sebagai putra seorang imam, yang lahir dan dibesarkan di Anatot. Dapat dikatakan bahwa Anatot merupakan desa para imam. Daerah ini terletak sekitar 6 km di Timur Laut dari Yerusalem.

Yeremia memulai pelayanannya sebagai nabi pada tahun ke-13 pemerintahan Raja Yosia yang baik, dan ia ikut mendukung gerakan pembaharuan Yosia. Kehidupan spiritual bangsa Israel pada waktu itu memang tidak baik. Akan tetapi gerakan pembaharuan yang dilakukan Yosia tentu memberikan semangat tersendiri bagi Yeremia untuk melayani. Namun demikian, kalau kita memperhatikan masa pelayanan Yeremia yang digambarkan dengan cara menyebutkan nama raja-raja yang memerintah, maka sesungguhnya pelayanan Yeremia adalah pelayanan yang berat. Pada masa pemerintahan Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin, dan Zedekia, bangsa Israel hidup memberontak kepada Allah dan mengandalkan persekutuan politis dengan maksud mendapatkan kebebasan dari para lawannya.

Berdasarkan penanggalan masa pemerintahan para raja yang disebutkan itu, dapat diperkirakan kalau Yeremia melayani pada tahun 627 – 586 SM. Selama 40 tahun melayani itu Yeremia mendapatkan kegagalan. Sebab pada bagian akhir dari ayat tiga disebutkan bahwa penduduk Yerusalem diangkut ke pembuangan. Bukankah Yeremia diutus untuk menyerukan agar bangsa Israel bertobat? Tapi kenyataannya mereka menerima penghukuman Allah, yakni dibuang ke Babel. Itu berarti bangsa Israel tidak bertobat.

Refleksi

Mencermati ringkasan kisah pelayanan Yeremia, bagaimana kita mengartikan sukses dalam hidup ini? Lebih condong ke adanya pencapaian tertentu, atau ketaatan kepada Allah?

Tekad

Doa: Tuhan Yesus, tolonglah saya untuk taat kepadaMu. Amin.

Tindakan

Saya akan tetap menyuarakan kebenaran, meski tidak dihiraukan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«