suplemenGKI.com

Senin, 13 Maret 2017

12/03/2017

Keluaran 17 : 1 – 7

ADAKAH TUHAN DITENGAH-TENGAH KITA ?

 

PENGANTAR

Seringkali kita menghadapi persoalan kehidupan yang sangat sulit. Dan pada saat hal itu menimpa kita, tak jarang kita bertanya, “di manakah Tuhan ?”, “Mengapa Tuhan membiarkan aku” ? bahkan yang lebih ekstrim adalah pertanyaan, “Adakah Tuhan ditengah-tengah kita atau tidak ?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan  gugatan terhadap kepedulian dan pertolongan Allah yang sulit dilihat tatkala seseorang berada dalam kesulitan.  Renungan hari ini akan menguraikan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang dialami oleh bangsa Israel saat itu ? ( ayat 1 )
  2. Apa yang terjadi antara umat Israel dengan Musa ? (  ayat 2-3 )
  3. Bagaimana jalan keluar Musa menghadapi keluhan umat Israel ? ( ayat 4 )
  4. Bagaimana tindakan Tuhan terhadap sungut-sungut umat Israel ? ( ayat 5-7)

Perjalanan hidup dalam pengembaraan di padang gurun tidaklah mudah. Penuh dengan tantangan, persoalan dan tak jarang harus bergumul dengan yang namanya “kebutuhan hidup”. Dan ketika seseorang atau kelompok diperhadapkan dengan kebutuhan hidup maka mereka akan berani melakukan apa saja untuk meraihnya.

Bangsa Israel saat itu sedang melakukan perjalanan dari padang gurun Sin ke Rafidim, dan mereka berkemah di Rafidim. Namun di sana mereka tidak mendapatkan air, padahal air merupakan kebutuhan pokok mereka. Itu sebabnya mereka mulai bertengkar melawan Musa dan mencobai Tuhan. Kata bertengkar dan mencobai Tuhan disini hendak menjelaskan, suatu kondisi umat Tuhan yang memberontak kepada Musa sebagai pemimpin yang seharusnya dapat membawa rombongan umat Israel ke tempat yang baik, aman dan segala kebutuhan tercukupi. Namun kenyataannya tidak seperti yang mereka harapkan. Mereka dibawa ke padang gurun gersang dan tidak ada air. Sampai-sampai mereka mengatakan, “Adakah Tuhan ditengah-tengah kita atau tidak ?”. Sampai pada puncak pertengkaran mereka pada akhirnya kurang percaya pada Tuhan.

Musa melihat bahwa emosi umat Israel mulai memuncak. Ia harus mengambil keputusan tentang apa yang harus ia lakukan ? bagi Musa tidak ada jalan lain selain dari mengadukan persoalannya kepada Tuhan. Musa berseru kepada Tuhan, “Apakah yang akan kulakukan terhadap bangsa ini ?”. Dan Tuhan itu sangat luar biasa, Ia menjawab dan memerintahkan Musa untuk berjalan dengan tua-tua Israel didepan seluruh umat Israel dengan membawa tongkat. Dan Tuhan akan berdiri didepan Musa dan memerintahkan Musa memukul gunung batu sehingga keluar air.

Disini kita dapat melihat kuasa dan kesetiaan Tuhan yang memelihara mereka di padang gurun. Seharusnya umat Israel tidak meragukan kuasa dan kesetiaan Tuhan yang memelihara mereka. Mereka seharusnya percaya dengan sepenuh hati kepada Tuhan.

REFLEKSI

Marilah kita berdiam diri sejenak dan merenungkan: bagaimana sikap kita ketika menghadapi situasi yang sulit ? apakah kita meragukan kuasa dan kesetiaan Tuhan ?

TEKADKU

Ya Tuhan ampunilah saya, ketika menghadapi situasi yang sulit saya kurang percaya kepada kuasa dan kasih setia Tuhan.

TINDAKANKU

Mulai hari ini saya akan belajar percaya kepada Tuhan walaupun dalam situasi yang sulit.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«