suplemenGKI.com

Senin 13 April 2020

12/04/2020

Kolose 3:5-11

 

“Menjadi Manusia Baru”

Pengantar:
Seorang ayah bertanya kepada anaknya “Sayang, kamu mau diberi hadiah apa di hari ulang tahunmu  yang ke sepuluh nanti?” Sang anak berkata “aku mau dibelikan baju baru ayah” “baiklah, ayah akan belikan baju baru di hari ulang tahunmu nanti sayang” Ketika hari ulang tahunnya tiba, ayahnya pulang membawa baju baru itu dan memberikan kepada anaknya, anak tersebut segera memakainya tanpa melepaskan baju lama yang kotor dan berkeringat, ia berteriak “horeee aku memakai baju baru” Tetapi ayahnya kemudian bersin-bersin karena mencium bau keringat dan baju lama anaknya yang sudah kotor. Ayanya berkata “Kamu memakai baju baru tetapi tidak melepaskan baju yang lama, baju barumu menjadi ikut kotor dan berbau juga” Saudara untuk menjadi manusia baru, kita harus bersedia melepaskan manusia yang lama.

Pemahaman:

  1. Apakah yang harus kita lakukan agar dapat menjadi manusia baru? (v. 5-9)
  2. Bagaimanakah kita menjaga agar aroma manusia baru terus semerbak? (v. 10)
  3. Bagaimanakah hidup orang yang sudah menjadi manusia baru? (v.11)

Pada ayat 5, ada empat hal yang menjadi ciri manusia lama: percabulan, kenajisan, hawa nafsu dan keserakahan. Empat hal itu setara dengan penyembahan berhala. Penyembahan berhala adalah dosa yang sangat dibenci oleh Allah (Kel 20:3-6). Itu sebabnya di ayat 6 Rasul Paulus mengatakan, Allah akan mendatangkan murka-Nya bagi orang yang hidup dalam hidup yang lama.  Jadi betapa Allah membenci orang yang hidup sebagai manusia lama. Agar manusia lama tidak lagi menguasai kita, kita harus melakukan tiga langkah: 1) Mematikan manusia lama, artinya tidak memeliharanya, tidak memberi ruang dalam hidup kita dan tidak mempedulikannya, 2) membuang manusia lama, supaya tidak lagi berada di dekat kita, 3) jangan lagi terpancing atau tergiur untuk mengingat apa lagi melakukan manusia lama. Agar kita tidak lagi tergoda untuk mengingat-ingat hidup yang lama, maka harus senantiasa  hidup dalam firman Tuhan agar kita terus-menerus diperbaharui sehingga memperoleh pengetahuan yang benar tentang kebenaran Allah. Maka kita akan hidup dalam pengenalan akan Allah secara universal atau kesatuan iman di dalam Tuhan Yesus Kristus, tidak lagi hidup dalam pementingan diri sendiri, kesenangan diri sendiri dan tidak lagi terpisah dengan saudara seiman melainkan hidup dalam kesatuan yang semuanya diarahkan untuk memuliakan Kristus.

Refleksi:
Mari kita merenung sejenak. Apakah masih ada daftar manusia lama yang melekat dalam hidup kita? Jika masih ada, segeralah mematikannya, membuangnya dan jangan diingat-ingatnya lagi, agar kita dapat menghidupi manusia baru yang orientasinya hanya untuk kemuliaan Kristus.

Tekadku:
Tuhan, tolong mampukan saya untuk melepaskan segala bentuk manusia lama, agar saya dapat menikmati hidup sebagai manusia baru di dalam Engkau dengan penuh kemenangan.

Tindakanku:
Mulai hari ini, saya akan memacu diri untuk mengamalkan firman Tuhan agar dapat hidup dalam pengenalan yang benar kepada Tuhan, agar hidup saya semakin hari semakin diperbaharui oleh firman-Nya, dengan demikian hidup saya akan memuliakan Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«