suplemenGKI.com

Yunus 3 : 3-10.

Sesungguhnya pertobatan itu berharga di mata Tuhan.

Dalam Yunus 3 : 3-10, tanggapan orang  Niniwe terhadap nubuatan yang Yunus ucapkan sangat menarik perhatian kita. Pada pertama kali ketika Yunus memasuki kota Niniwe sehari perjalanan nubuat Yunus bagaikan jatuh di tanah yang subur, orang-orang menerima nubuatan Yunus sebagai Firman Tuhan yang menegur mereka.

Pertanyaan penuntun.

  1. Bagaimana respon orang-orang Niniwe terhadap pembertitaan penghukuman Allah yang disampaikan nabi Yunus ? ayat 3-5.
  2. Apa yang harus di kerjakan orang-orang Niniwe setelah pemberitaan nabi Yunus ? ayat 6-9.
  3. Bagaimana sikap Allah ketika melihat pertobatan orang-orang Niniwe ? ayat 10.

RENUNGAN.

Ketika nabi Yunus masuk kota Niniwe, ia berseru dengan lantang, “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan di- tunggangbalikkan”. Rupanya seruan Yunus dilakukan dengan sangat serius sehingga penduduk kota Niniwe yang mendengarnya terkejut dan takut. Paling tidak ada dua respon penduduk kota Niniwe terhadap seruan Yunus. Respon pertama : mereka percaya kepada Allah [ayat 5]. Percaya kepada Allah bagi penduduk kota Niniwe berarti  bahwa mereka menerima hukuman Allah yang telah diberitakan oleh nabi Yunus. Mereka juga mengakui bahwa tingkah aku mereka adalah jahat.

Respon kedua : mereka segera bertobat dari kejahatan mereka. Pertobatan penduduk kota Niniwe ditunjukkan dengan mengubah cara hidup secara total. Baik lahiriah, ditunjukkan dengan berpuasa dan berkabung. Maupun secara batiniah, dimana mereka berbalik dari tingkah laku mereka yang jahat dan mau percaya kepada Allah.

Pertobatan dan perubahan tingkah laku penduduk kota Niniwe dilakukan secara serentak mulai dari raja Niniwe, para pembesar kerajaan sampai kepada rakyat bahkan sampai kepada binatang piaraan, semua ini menunjukkan bahwa semua penduduk kota Niniwe memohon belas kasihan Tuhan agar Tuhan tidak memberi hukuman kepada penduduk kota Niniwe. Mereka percaya bahwa Tuhan dapat mengubah rencanaNya, oleh karena kesetiaanNya kepada umat manusia.

Harapan orang Niniwe menjadi kenyataan, ketika Allah melihat perbuatan mereka itu maka Allah mengubah rencanaNya yang tadinya ingin menghukum tetapi ketika Allah melihat pertobatan dan perubahan tingkah laku mereka maka Allah menampuni segala kesalahan dan dosa-dosa mereka.

Orang Kristen juga harus belajar dari peristiwa ini, pertama : ketika hidup kita penuh dengan dosa dan kesalahan dan Firman Allah menegur kita maka kita harus cepat bertobat dan merubah hidup kita secara total. Kedua : kita harus percaya kepada Allah yang berdaulat atas kehidupan manusia. Allah yang merancangkan hukuman atas segala kejahatan dan Allah yang penuh kasih setia yang mengampuni segala kejahatan karena sebuah pertobatan. Sesungguhnya Allah sangat menghargai pertobatan dan perubahan hidup yang mengarah kepadaNya. Dengan demikian kita dituntut belajar memahami setiap rencana Tuhan dalam kehidupan kita sehingga kita dapat hidup berkenan dihadapanNya. Amin. 

Tuhan itu penuh kasih setia, sebesar apapun dosa dan kesalahan kita, apabila kita mau bertobat dengan sungguh-sungguh maka Allah selalu menyediakan pengampunanNya”.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*