suplemenGKI.com

Senin, 12 Juli 2010

11/07/2010

Kejadian 18:1-10a

Hidup Beriman Dalam Pelayanan

Perikop yang kita baca hari ini merupakan perjalanan iman Abraham dalam menerima janji TUHAN untuk memperolah keturunan.  Khusus dalam bagian ini, TUHAN mengatakan janjinya kembali kepada Abraham, sebagai peneguhan agar iman percaya Abraham semakin dikuatkan dan disegarkan.

  • Ketika TUHAN menampakkan diri kepada Abraham, bagaimana sikapnya?  Apakah hal itu menunjukkan imannya?  Ay. 2.
  • Iman Abraham ditunjukkan dalam pelayanan.  Apa saja yang dilakukan?  Ay. 3-8
  • Menurut saudara mengapa TUHAN begitu lama menggenapi janjiNya kepada Abraham?  Apa yang ingin TUHAN ajarkan?
  • Bagaimana kehidupan iman saudara hari ini?

RENUNGAN

Abraham, dalam PB diakui sebagai bapa “semua orang percaya” (Rm. 4:11). Pengakuan tersebut tentu bukan tanpa bukti.  Abraham telah membuktikannya dalam perjalanan hidup dan pelayanannya.  Bagaimana tidak!  Abraham berangkat dari tanah Ur-Kasdim dengan harta benda dan ternak untuk mentaati panggilan TUHAN masuk ke tempat yang ditunjukkanNya.  TUHAN juga berjanji memberikan keturunan bagi Abraham dan Sara.  Namun penantian mereka begitu panjang.  Abraham diperhadapkan pada kenyataan bahwa dirinya dan Sara istrinya sudah tua bahkan Firman Tuhan menegaskan Sara sudah mati haid (Kej. 18:11).  Namun apakah penggenapan janji Tuhan dibatasi oleh kondisi manusia dan apa yang tampak?  Tentu saja tidak.  Disisi yang lain, ketidaksiapan Sara untuk menerima nubuat itu wajar, mengingat usia lanjut dan pengharapan yang entah keberapa kali telah dikecewakan (ayat 11-12). Namun, justru di tengah ketiadaan pengharapan, TUHAN sekali lagi menuntut penyerahan total mereka berdua. Sesungguhnya di tengah kemustahilan bagi manusia, TUHAN dapat menyatakan kuat kuasa-Nya yang melampaui akal manusia (ay. 14).

Ketika TUHAN kembali menampakkan diri kepadanya, Abraham tidak langsung menuntut supaya TUHAN segera menggenapi janjiNya.  Tetapi yang dilakukan adalah melayani.  Imannya ditunjukkan dalam sujud sembahnya kepada TUHAN serta tindakannya untuk melayani.   Abraham menjamu tamu yang dinyatakan dengan mengolahkan makanan terbaik untuk dihidangkan.  Sebelum itu ia membasuh kaki-kaki mereka sebagai sikap kerendahan hatinya yang melayani tamu terhormat (ay. 3-8).  Para tamu pun menyatakan berkat (ay. 10), yaitu  nubuat seorang putra yang memang sudah sungguh-sungguh dinantikan oleh pasangan Abraham dan Sara.  Jadi TUHAN lebih lanjut melalui tiga tamu Abraham menyatakan berkat-Nya.

Berapa kali Anda merasa pertolongan TUHAN begitu lambat? Mungkin Anda sudah berhenti berharap, dan tidak lagi percaya akan pertolongan-Nya. Kuatkan dan teguhkan hatimu sekali lagi, karena di saat paling lemah, di situ kuat kuasa Tuhan beroleh kesempatan untuk dinyatakan. Tunjukkan iman percaya kita dalam hidup dan pelayanan.  Tetap berikan yang terbaik.

Membuktikan iman dengan cara mengerjakan yang terbaik dalam pelayanan akan menghasilkan kesabaran dan kesetiaan kepada TUHAN

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*