suplemenGKI.com

KuasaNya Tiada Tertandingi

Pertanyaan Penuntun Pemahaman Alkitab

  1. Ayat 1-2: Sosok Saulus yang bagaimanakah yang Anda temukan dari pemaparan dua ayat tersebut?
  2. Ayat 3-6: Apa yang terjadi dalam perjalanan Saulus ke Damsyik? Siapa yang berbicara dengan Saulus dan apa yang harus Saulus lakukan?
  3. Ayat 8-9: Perubahan apa yang dialami Saulus secara fisik pada saat itu?
  4. Menurut Anda, mengapa Tuhan Yesus membutakan Saulus untuk sementara waktu dan membuatnya tidak bisa makan dan minum?
  5. Apa saja yang bisa Anda pelajari lewat peristiwa ini jika Anda ada dalam posisi sebagai Saulus? Apa juga yang bisa Anda pelajari jika Anda ada dalam posisi sebagai jemaat Tuhan yang terancam dan teraniaya?

Renungan

Kisah hidup Saulus sangat mencengangkan banyak orang karena perubahan yang luar biasa dalam dirinya.  Cara-cara Tuhan mengubahkan hidupnya pun cukup dramatis, namun tidak mengada-ada.  Saulus yang adalah seorang penganiaya jemaat Kristen, yang tidak dapat disamakan dengan penganiaya-penganiaya yang lain sebab Saulus adalah pemimpin dari kelompok tersebut dan Alkitab mencatat bahwa semangatnya untuk membunuh para pengikut Yesus itu sangat berkobar-kobar.  Tidak peduli laki atau perempuan, semua menjadi sasaran Saulus.  Kebencian kepada Yesus dan para pengikutNya begitu menjadi-jadi dalam diri Saulus.

Namun peristiwa dimana Tuhan menyapanya dalam sinar terang dan memperkenalkan diriNya sebagai, ‘Akulah Yesus yang kauaniaya itu’ membuat penilaian Saulus terhadap Yesus berubah total.  Apalagi setelah itu Saulus tidak bisa melihat dan tidak bisa makan dan minum selama tiga hari.  Ini semua membuat Saulus maupun kita menyadari bahwa jika untuk sementara waktu sepertinya Tuhan itu lemah karena para pengikutNya dapat dengan mudah dianiaya oleh Saulus dan teman-temannya, maka kini tidak lagi demikian.  Tuhan menunjukkan kekuatan dan kuasaNya yang tidak tertandingi.  Dia tidak tinggal diam melihat para pengikutNya dianiaya & menderita. Dia bukan Tuhan yang dapat dikalahkan oleh manusia, sehebat apa pun manusia tersebut.

Kebutaan Saulus menunjukkan betapa tidak berdayanya manusia bila dihadapkan dengan kekuatan dan kuasa Tuhan. Dengan cara yang sangat mudah dan dengan hitungan waktu yang singkat, bahkan dengan hal-hal yang tidak terduga Tuhan dapat menunjukkan kuasaNya, baik kepada manusia yang taat maupun manusia yang memberontak terhadapNya.  Dia Tuhan yang dapat diandalkan dan tidak dapat dilawan.

Berhadapan dengan kuasa Tuhan seharusnyalah membuat manusia menggantungkan pertolongannya kepada Tuhan dan juga takut untuk memberontak terhadapNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*