suplemenGKI.com

OBAJA 1:1-9

JANGAN ANGKUH !

 

PENGANTAR
Obaja merupakan kitab terpendek dalam Alkitab. Hanya terdiri dari satu pasal dan dua puluh satu ayat. Meski demikian Obaja membawa pesan moral yang sangat penting bagi umat Allah dimasa lalu dan juga dimasa sekarang yaitu pentingnya menjaga hati agar tidak terjebak pada keangkuhan. Keangkuhan merupakan perilaku manusia yang mau memperlihatkan superioritas dirinya terhadap manusia lain. Dengan kata lain dia menganggap rendah orang lain. Obaja menyampaikan kritik terhadap sikap Edom yang angkuh. Obaja juga menyampaikan murka Allah terhadap Edom

PEMAHAMAN

Ayat 1-9               Mengapa Allah menyampaikan nubuatan tentang Edom ? Apa yang akan dialami oleh Edom ?

Edom dan Yehuda merupakan dua saudara yang dikemudian hari saling bermusuhan. Edom merupakan keturunan Esau dan Yehuda merupakan keturunan Yakub. Persoalan tanah merupakan salah satu masalah perseteruan kedua saudara ini. Puncak perseteruan itu adalah persekutuan antara Edom dengan musuh-musuh Yehuda termasuk bangsa Babel. Persekutuan Edom dan bangsa-bangsa lain telah menempatkan Edom memiliki kekuatan yang lebih besar dibanding Yehuda. Hal itu membuat Edom  terjebak pada keangkuhan. Bangsa Edom merasa telah menjadi kuat dan tidak akan terkalahkan.

Obaja menyuarakan nubuatan dari Allah tentang kehancuran Edom. Allah membenci sikap angkuh Edom dan memandang perbuatan Edom tidak lagi dapat diterima. Edom telah bersekutu dengan musuh-musuh Yehuda dan melakukan penindasan terhadap umat Allah. Allah merencanakan penghukuman atas Edom. Allah tidak pernah berkompromi terhadap keangkuhan. Obaja menubuatkan bagaimana Allah akan menghukum Edom. Edom akan dipermalukan (ayat 2-4), mereka juga akan mengalami kekacauan dan akan dikhianati oleh sekutu-sekutu mereka (5-7) bahkan seluruh Edom akan dilenyapkan.

Allah memang tidak pernah berkenan atas sikap angkuh. Melalui nubuatan tentang Edom, Allah hendak mengingatkan umat-NYA dimasa sekarang bahwa seringkali manusia terjebak pada keangkuhan. Menganggap diri hebat dibanding manusia yang lain. Menganggap lebih diberkati ketimbang manusia lain. Keangkuhan tanpa sadar sering muncul saat umat mencapai keberhasilan, atau saat memiliki kekuasaan, atau jabatan yang tinggi, atau memiliki kelimpahan.

Firman Allah hari ini mengajarkan pentingnya umat Allah memiliki kerendahan hati. Tanpa Allah, umat tidak akan mampu mencapai apapun yang diusahakannya. Meski berusaha siang dan malam setiap waktu namun tanpa campur tangan Allah segala sesuatu tidak akan terjadi.

Refleksi
Keangkuhan membutakan manusia akan kenyataan bahwa dirinya memiliki keterbatasan. Kenyataan memperlihatkan bahwa manusia tidak dapat mencapai sesuatu tanpa pertolongan Allah. Semua hanya karena Allah

Tekadku
Ya Allah, tempa diri kami menjadi pribadi yang rendah hati. Jangan biarkan kami menjadi umatMU yang angkuh dan merasa hebat dibanding yang lain. Ajar kami selalu berserah kepadaMu dan menjadikanMU pandu atas hidup kami

Tindakanku
Belajar bersyukur atas segala hal, serta selalu menjaga hati dengan membaca dan merenungkan firman Allah

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«