suplemenGKI.com

Efesus 6:10-17

PERLENGKAPAN ROHANI

 

PENGANTAR
Hidup sebagai murid-murid Kristus tidaklah mudah. Ada banyak hal yang dapat membuat iman kita goyah. Bagaimana kita harus menghadapi berbagai tantangan tersebut dan menjaga iman kita tetap teguh? Hal itulah yang akan kita pelajari melalui bacaan hari ini.

PEMAHAMAN

  • Ay. 10-13. Sebutkanlah tiga sikap dasar yang diperlukan untuk mempertahankan iman ketika harus menghadapi tantangan/ kesulitan.
  • Ay. 14-17.  Sebutkanlah enam perlengkapan rohani yang harus digunakan, dan jelaskanlah artinya bagi kehidupan sehari-hari.
  • Ay. 18-20. Sebutkanlah satu hal lagi yang diperlukan dalam peperangan rohani, dan jelaskan mengapa hal itu diperlukan.

Di ayat 10-13, Rasul Paulus menjelaskan bagaimana mereka dapat mempertahankan iman mereka. Pertama, mereka harus bersandar kepada kuasa Tuhan, bukan kekuatan diri sendiri (ay. 10). Kedua, mereka harus mengenakan perlengkapan rohani (yang akan dijelaskan di ayat 14-17) secara keseluruhan, bukan hanya sebagian (ay. 11, 13). Ketiga, mereka harus melakukan perjuangan dengan serius, tidak menganggap remeh lawan yang mereka hadapi (ay. 12).

Di ayat 14-17, Rasul Paulus menyebutkan enam perlengkapan rohani yang harus mereka gunakan. Pertama, ikat pinggang “kebenaran”. Artinya, mereka harus memiliki integritas, berani mengatakan dan melakukan kebenaran. Kedua, baju zirah “keadilan”. Artinya, mereka harus bersikap dan bertindak adil terhadap sesama, tidak mementingkan diri sendiri. Ketiga, kasut “Injil damai sejahtera”. Artinya, mereka harus menjadi pembawa kabar baik dan menghadirkan damai sejahtera bagi orang-orang di sekitar mereka. Keempat, perisai “iman”. Artinya, mereka harus percaya bahwa kuasa Tuhan sanggup melindungi mereka. Kelima, ketopong “keselamatan”. Artinya, mereka tidak boleh meragukan keselamatan yang telah mereka terima di dalam Kristus. Jati diri dan pemahaman sebagai orang-orang yang telah diselamatkan harus menjadi dasar bagi seluruh pemikiran mereka. Keenam, pedang Roh, yaitu firman Allah. Artinya, mereka harus mempelajari firman Tuhan dengan baik agar siap digunakan untuk menghadapi godaan Iblis, seperti apa yang telah dilakukan Yesus ketika menghadapi godaan Iblis (Mat. 4:1-11).

Di ayat 18-20, Rasul Paulus menyebutkan satu lagi perlengkapan rohani yang harus mereka gunakan, yaitu doa. Ada dua macam doa yang dijelaskan di sini. Pertama, doa untuk membangun hubungan dengan Allah. Kedua, doa syafaat sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama. Rasul Paulus menegaskan bahwa doa syafaat mereka sangat penting agar ia dapat memberitakan Injil dengan baik di tengah tantangan yang harus dihadapinya (ay. 19-20). 

REFLEKSI
Seluruh perlengkapan rohani harus dikenakan secara utuh, bukan hanya sebagian. 

TEKADKU
Tuhan, aku akan mengenakan seluruh perlengkapan rohani yang Kau sediakan. Tolonglah aku, ya Tuhan. 

TINDAKANKU
Aku akan memeriksa kembali seluruh perlengkapan rohani yang disebutkan dalam bacaan hari ini untuk melihat perlengkapan rohani manakah yang belum aku gunakan dengan baik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«