suplemenGKI.com

Senin, 1 Maret 2021

28/02/2021

ANUGERAH-NYA MENGAMPUNI DAN MEMULIHKAN HIDUPKU

Kejadian 20:1-17

 

Pengantar
Perikop ini diawali dengan sebuah keterangan bahwa Abraham berangkat meninggalkan lokasi perkemahannya di pohon tarbantin di Mamre, oleh karena ia menjalani suatu kehidupan nomaden. Abraham pun melanjutkan perjalanan ke tanah Negeb dan tinggal di Gerar sebagai orang asing. Di sanalah ia berjumpa dengan Abimelekh, raja Gerar. Lantas, apakah yang telah mereka berdua lakukan dan bagaimanakah Allah meresponi sikap keduanya?

Pemahaman

  • Ayat 2, 11-12                : Apakah yang dilakukan Abraham terhadap Sara? Apa yang menjadi alasan Abraham untuk melakukan tindakan tersebut kepada istrinya dan juga Abimelekh?
  • Ayat 3-7         : Bagaimanakah respon Tuhan terhadap tindakan Abimelekh?
  • Ayat 14-17    : Bagaimanakah tindakan Abimelekh kepada Abraham? Mujizat apakah yang Allah perbuat bagi Abimelekh dan isterinya, serta budak-budak perempuannya?

Ketika Abraham berada di Gerar, ia berkata bahwa Sara adalah saudaranya (ayat 2). Apa yang dilakukan oleh Abraham merupakan pengulangan dari Kejadian 12:12-13, dimana ia melakukan hal yang sama terhadap Firaun. Abraham berdusta akan status istrinya karena ia takut jika dibunuh dan berharap mendapatkan perlakuan yang baik ketika ia menumpang untuk tinggal sementara di tempat orang asing (ayat 11). Sara memang sesungguhnya masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Abraham, namun dusta yang diperbuat oleh Abraham tidak dapat dibenarkan. Akibat dari ketidakjujurannya itulah, Abimelekh mengambil Sara.

Melihat kejadian itu, Tuhan mencegah Abimelekh berbuat dosa (ayat 6). Pada saat itu Abimelekh belum menghampiri Sara. Allah mengerti bahwa sesungguhnya Abimelekh sama sekali tidak mengetahui bahwa Sara merupakan istri Abraham. Namun, oleh karena dusta Abraham dan ketidaktahuan Abimelekh, maka hal itu menjadi jerat bagi bangsanya. Tuhan telah menutup kandungan setiap perempuan di istana Abimelekh (ayat 18). Tuhan menyuruhnya untuk mengembalikan Sara dan meminta doa dari Abraham (ayat 7). Abimelekh membutuhkan pengampunan dari Tuhan, sehingga perlu ada seseorang yang menjadi juru bicara pada Tuhan.

Abimelekh pun melakukan seluruh perintah Tuhan. Ia menyelesaikan semua persoalannya, memberikan ganti rugi pada Abraham sebagai tanda perdamaian, dan memberi ijin bagi Abraham untuk tinggal di daerahnya (ayat 14-16). Cerita ini ditutup dengan sesuatu yang indah, yaitu ketika Abraham berdoa bagi Abimelekh, maka pengampunan Tuhan turun atasnya dan memulihkan seluruh perempuan yang ada di istananya (ayat 17). Baik Abraham dan Abimelekh, sama-sama memperoleh anugerah Allah. Kehadiran Allah dalam kehidupan mereka bukan hanya mengingatkan akan dosa, tetapi juga mengampuni dan memulihkan, sehingga keduanya hidup dalam perdamaian.

Refleksi
Menurut saudara, hal apakah yang membuat orang Kristen memiliki kepekaan ketika dirinya telah melakukan suatu kesalahan di mata Tuhan dan sesama? Berdasarkan pengalaman saudara, bagaimanakah sikap saudara ketika tahu bahwa apa yang saudara lakukan merupakan sesuatu yang kurang berkenan di hati Tuhan dan sesama?

Tekadku
Tuhan, ajarlah aku untuk memiliki hati yang terbuka dan mengakui akan segala kelemahanku. Mampukanlah, agar anugerah-Mu menuntunku untuk hidup dalam perdamaian dengan sesamaku.

Tindakanku

  • Dengan rendah hati aku akan datang menghampiri Tuhan dalam doa, terbuka untuk mengakui segala kelemahan dan pelanggaranku di hadapan-Nya.
  • Hari ini aku akan melakukan tindakan rekonsiliasi dengan orang yang telah berseteru denganku, dan membangun relasi yang baik dengannya.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*