suplemenGKI.com

Mendengar Tuhan Mendatangkan Hidup

Bagian bacaan kita hari ini ditulis ketika Israel ada dalam pembuangan di babel.  Tepatnya ketika Babel jatuh ke tangan Persia.  Secara umum bagian ini menampilkan tema panggilan Tuhan kepada umat untuk menerima anugerah dengan cuma-cuma dan pengharapan.

  1. Ayat  1: “Orang yang haus” dan “yang tidak mempunyai uang” digunakan untuk menggambarkan keadaan bangsa Israel.  Dari penggunaan dua istilah tersebut, bagaimana keadaan bangsa Israel yang sebenarnya?
  2. Ayat  2a : Selain memberikan penggambaran tentang keadaan Israel yang menyedihkan, Yesaya juga menunjukkan kesalahan/kebodohan bangsa Israel di ayat 2. Apa yang telah mereka lakukan sehingga keadaan mereka berubah menjadi sengsara?
  3. Dalam keadaan yang memprihatinkan tersebut, Tuhan menawarkan/memberikan “air, gandum, anggur, dan susu”.   Apa yang sebenarnya Tuhan tawarkan/sediakan kepada mereka melalui penggambaran tersebut?
  4. Ayat 2b-3a: Mereka tidak perlu membayar apa-apa untuk berkat yang Tuhan tawarkan, tetapi ada yang harus mereka lakukan agar berkat itu bisa sampai kepada mereka.  Apa yang harus mereka lakukan?

Renungan

Manusia dapat lebih bertahan hidup dengan tidak makan daripada tidak minum. Karena itu ketika istilah haus digunakan untuk bangsa Israel, itu berarti keadaan bangsa Israel sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan pertolongan dengan segera.  Sudah haus, tidak punya uang lagi. Uang di sini berarti kemampuan untuk menyelamatkan diri atau bertahan.  Jadi, ketika bangsa Israel dikatakan haus dan tidak punya uang, hal itu menggambarkan keadaan Israel yang sudah sedemikian menderita, tetapi tidak mempunyai kekuatan untuk menyelamatkan dirinya dari penderitaan yang dihadapi.

Bangsa Israel sudah menghabiskan banyak usaha dan berkorban untuk sesuatu yang sia-sia, yang tidak membawa mereka pada situasi yang lebih baik tetapi justru makin memperburuk keadaan mereka.  Mereka tidak berhenti dari apa yang mereka lakukan hingga semua kesusahan melanda mereka, barulah mereka mengerti kebodohan yang telah mereka lakukan.  Peringatan demi peringatan mereka abaikan hingga sekarang ini rasanya situasi hidup yang bangsa Israel hadapi sudah tidak lagi ada harapan.

Namun dalam keadaan demikian, Tuhan tidak tinggal diam. Dengan kasihNya yang besar Ia menawarkan air, gandum, untuk mengatasi kesulitan Israel.  Air dan gandum melambangkan sesuatu yang sangat esensial untuk kelanjutan hidup manusia.  Dengan demikian, Israel hanya mampu melanjutkan kehidupan mereka karena Tuhan.  Bahkan bukan hanya sekadar survive, selamat dan bertahan, tetapi juga Tuhan memberikan anggur dan susu sebagai lambang kelimpahan hidup.  Pertolongan Tuhan bukan hanya akan membuat mereka mampu melanjutkan hidup, tetapi hidup dengan yang terbaik.  Sungguh luar biasa anugerah Tuhan ketika Ia turun tangan menyelamatkan umatNya.

Tidak banyak yang Tuhan minta, Ia hanya memanggil Israel dan kita untuk dengar dan sendengkan telinga.  Dua kata ini digunakan bergantian untuk menambah tekanan arti pada terus-menerus mendengar, bukan sesekali. Karena itu jangan jauhkan telinga dan kerinduan kita untuk terus dengar-dengaran firman Tuhan.  Sebab dengan cara itulah Ia menuntun hidup kita di jalan yang terbaik.

Dengarkanlah Aku, maka kamu akan hidup!

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*