suplemenGKI.com

Yesaya 40:1-5.

 

Penghiburan Ilahi Datang, Sambutlah!

 

Pengantar:
Amber Corson, seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih kecil-kecil. Ketika suaminya di PHK dari pekerjaan konstruksi bangunan, karena keadaan ekonomi negara bagian Florida memburuk, Amber Corson harus mencari pekerjaan sambilan pada malam hari untuk membantu menunjang keluarga. Pada suatu malam saat pulang dari pekerjaan  pukul 23.00, di tengah kelelahan ia merasa cemas, kuatir  dan terus berpikir tentang bagaimana masa depan keluarganya. Ia bergumam dalam hatinya “Tuhan, tolong beritahukan aku apa yang dapat kulakukan untuk membawa keluargaku melewati semua ini” Selang beberapa waktu, seolah-olah ada yang mengingatkan bahwa ia sebenarnya ahli dalam bidang hortikultura/pertamanan yang tidak pernah dikembangkannya. Sejak itu ia mulai mengembangkan keahliannya itu, dan Tuhan memberkatinya. Tuhan telah membawanya pada penghiburan melalui dirinya sendiri dalam bentuk bisnis hortikultura yang disebutnya “Eden Paradise Gardens” menjadi bisnis keluarga yang sukses.
Pemahaman:

  1. Apa yg melatarbelakangi sehingga Allah mewartakan penghiburan bagi Israel? (1-2)
  2. Bagaimana bentuk penghiburan yang diwartakan oleh Allah dalam konteks ini? (3-5)

Tidak terlalu jelas bagaimana kondisi Israel saat itu, apakah mereka sedang

mengalami penindasan di pembuangan atau penderitaan sebagai akibat dari dosa-dosa mereka. Hanya dikatakan bahwa mereka mengalami “perhambaan” bisa jadi sebagai akibat dari keberdosaan mereka, sehingga dikatakan “kesalahannya telah diampuni” (2) Lantaran dosa-2 itulah mereka telah menerima hukuman yang sangat berat (dua kali lipat) Keadaan itu tentu membuat Israel merasa tertindas, tertekan, menderita dan kehilangan pengharapan. Di tengah kondisi demikian, Allah mewartakan penghiburan. Kata “umatKu” mengandung nilai kemurahan, belaskasihan dan penerimaan kembali Allah terhadap umatNya. Kata “Hiburkanlah…” adalah Allah memerintahkan kepada para nabi-Nya pada zaman Yesaya, untuk menyampaikan berita pengampunan dan pendamaian Allah kepada umatNya yang meresponi tawaran, seruan dan belas kasihan Allah dengan mempersiapkan diri menyambut kedatanganNya. Tindakan meresponi seruan penghiburan Allah itu diwujudkan dengan menyingkirkan segala lembah, bukit, gunung, tanah yang berlekuk-lekuk (suatu kiasan segala yang menghambat untuk datang kepada Allah) agar penghiburan Allah dapat leluasa melawat umatNya. Penghiburan Allah akan menjadi nyata dalam hidup umatNya jika umat memberikan keleluasaan kepada kuasa Allah menjamah hidupnya.

 

Refleksi:
Pikirkan apa saja yg bisa menghambatmu mengalami penghiburan Allah. Jika ada lepaskan saat ini juga, agar penghiburan Ilahi dapat engkau alami.

 

Tekad:
Tuhan, jamahlah hidupku oleh kuasa penghiburanMu, agar aku hidup dalam damaiMu.

 

Tindakan:
Agar Tuhan leluasa mencurahkan penghiburanNya, maka mulai saat ini aku membuka hati, telinga dan imanku untuk mendengar apa yang Tuhan hendak ingatkan kepadaku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*