suplemenGKI.com

KEMULIAAN HANYA BAGI TUHAN

Mazmur 8

 

Pengantar

Tak semua hal yang kita pandang lemah itu adalah sesuatu yang tidak berguna. Bahkan ketika kita menemukan bahwa dalam diri kita pun ada kelemahan. Tapi sebaliknya, tidak ada seseorangpun yang dapat menganggap dirinya paling layak untuk dihargai apalagi dimuliakan karena memiliki kekuatan.
Sesuatu yang lemah bisa menjadi berguna jika berada di tangan yang kuat, atau berada di tempat dan peran yang tepat. Lalu apakah manusia itu adalah sosok yang lemah atau yang kuat? Atau dalam istilah yang lain, sosok hina atau mulia? Sesungguhnya jika bicara tentang kekuatan atau kemuliaan maka ada banyak kemuliaan dan kekuatan yang tidak hanya terlihat secara fisik, seperti kemuliaan hati atau kekuatan kasih. Tapi dalam kerendahan hati, marilah kita belajar untuk mengalami dan berjumpa dengan ALLAH yang Mahamulia melalui pembacaan Mazmur 8 di hari ini.

Pemahaman

Ayat   1 – 4, 10   : Bagaimanakah keberadaan TUHAN?

Ayat   5 – 9          :  Siapakah manusia?

Pemazmur menyatakan bahwa TUHAN adalah pribadi yang mulia dan agung. TUHANlah yang membuat langit, sehingga berkuasa mengatasinya, serta yang menempatkan bulan dan bintang di sana. Sebuah penggambaran yang indah atas kenyataaan hebat dan menakjubkan yang dilihat manusia. Bahkan dinyatakan bahwa kekuatan kasih TUHAN telah diletakkan sejak usia bayi dan anak-anak, untuk membungkam musuh dan pendendam. Kemuliaan dan keagungan TUHAN itu dinyanyikan sedari awal kehidupan manusia, menjadi dasar kekuatan.

Dalam ketakjuban yang dilihat bahkan dirasakan sebagai perjumpaan dengan TUHAN yang mulia dan agung, pemazmur menyatakan betapa tidak ada artinya manusia. Sekaligus bertanya dalam keheranan: “Mengapa TUHAN mengingat dan mengindahkan manusia”? Bahkan manusia telah dibuat hampir sama dengan ALLAH dan diberi mahkota kemuliaan dan hormat.

Dan tak ada jawaban tentang kelayakkan manusia, semua itu terjadi hanya karena anugerah semata. TUHANlah yang berkenan membuatnya (menjadikannya) demikian. Sehingga hanya manusialah yang paling dapat mengungkap kemuliaan TUHAN sebab diperkenan mengalaminya.

Segala makhluk hidup, dalam hal ini binatang-binatang yang tampak bergerak di bawah (lautan), di permukaan bumi (padang) dan di atas (langit) tidaklah memiliki kuasa atas manusia. Bahkan semua makhluk hidup tersebut diletakkan di bawah kaki manusia. Maka biarlah hidup kita (manusia) dapat terus menyanyikan dan menyatakan kemuliaan TUHAN Sang Maha Pencipta, teristimewa dalam menghadirkan karya kasih-NYA.

Refleksi

Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk:

  • Merasakan kemuliaan dan keagungan TUHAN dalam ciptaan-NYA, juga dalam karya kasih-NYA.
  • Bersyukur atas status dan kuasa yang TUHAN anugerahkan bagi kita sebagai manusia walau sesungguhnya tak layak (baca: lemah).

 

Tekadku

Ya TUHAN, buatlah saya untuk selalu dapat melihat kemuliaan dan keagungan TUHAN melalui ciptaan-MU dan juga karya kasih-MU dalam hidup kami sebagai manusia yang hina dan lemah ini

Tindakanku

Mulai hari ini, saya ingin hidup memuliakan TUHAN sebagai wujud ungkapan syukur yang sejati atas hidup yang amat berarti (keberartian hidup) yang TUHAN anugerahkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«