suplemenGKI.com

Selasa,18 April 2017

17/04/2017

1 Petrus 1:3-7

ANUGERAH YANG TERLUPAKAN

PENGANTAR
Hal apa saja yang selama ini paling sering membuat Anda mengucap syukur kepada Allah? Memang, ada banyak bentuk anugerah Tuhan yang kita terima dalam kehidupan kita setiap hari: keberhasilan dalam studi atau pekerjaan, kesehatan atau kesembuhan dari sakit, rumah yang nyaman, makanan yang lezat, dan berbagai hal lainnya yang membuat kita merasa senang atau lega. Tentu saja, kita harus bersyukur atas semua itu. Namun, tahukah Anda, apa sesungguhnya anugerah Allah yang paling penting dalam hidup kita? Ya, benar: keselamatan, yaitu pulihnya hubungan kita dengan Allah. Keselamatan dalam Yesus Kristus, selain membuat dosa-dosa kita terhapuskan, juga memberi kita kehidupan yang baru, yang dipelihara oleh kuasa Allah sendiri.Apakah anugerah keselamatan itu masih Anda syukuri setiap hari, atau sudah menjadi anugerah yang terlupakan?

PEMAHAMAN

  • Ay. 3-5. Apa arti kebangkitan Yesus Kristus bagi kita? Apa saja bentuk anugerah Allah yang kita terima melalui kebangkitan-Nya?
  • Ay. 6-7. Apa hubungannya dengan cara kita menghadapi pergumulan hidup sehari-hari?

Mengawali suratnya, Petrus mengajak kita memuji Allah karena anugerah-Nya yang besar, yang diberikan-Nya melalui kebangkitan Yesus Kristus. Ada dua bentuk anugerah Allah yang disebutkan di sini. Anugerah yang pertama adalah kelahiran kembali (ay. 3, lihat juga ay. 23), atau kehidupan baru yang berkenan kepada Allah, yang merupakan jaminan bahwa kita akan memperoleh kehidupan yang kekal dan kudus di sorga (ay.4).Anugerah yang kedua adalah kuasa Allah yang memelihara hidup kita sehingga kita mampu menjalani kehidupan di dunia ini sementara kita menantikan keselamatan yang akan dinyatakan pada zaman akhir (ay.5). Kedua bentuk anugerah itu diberikan oleh Allah melalui Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit bagi kita.

Dua bentuk anugerah Allah di atas menolong kita menghadapi pergumulan hidup kita sehari-hari. Kita tahu bahwa selama hidup di dunia ini kita harus menghadapi berbagai pencobaan yang dapat membuat kita ”berdukacita” (ay. 6). Meski demikian, kita masih dapat bergembira dan memuji Dia. Mengapa? Pencobaan-pencobaan yang kita hadapi tidak akan menghapuskan atau membatalkan anugerah Allah yang  tersedia bagi kita. Sebaliknya, pencobaan-pencobaan yang kita alami justru akan membuktikan kemurnian iman kita (ay. 7). Artinya, kita akan senantiasa menempatkan anugerah keselamatan sebagai anugerah yang terpenting dalam hidup kita. Orang-orang di sekitar kita pun akan tahu bahwa iman kita bertumbuh karena kita menikmati hubungan yang indah dengan Allah, bukan semata-mata karena kita menerima berkat-berkat jasmani untuk memenuhi keinginan kita.

REFLEKSI
Keinginan kita akan berkat-berkat jasmani sering membuat kita melupakan anugerah-Nya yang paling utama dalam hidup kita, yaitu keselamatan yang diberikan melalui kematian dan kebangkitan Kristus.

TEKADKU
Ya Tuhan, aku mau memuji nama-Mu dan bersyukur atas anugerah keselamatan yang telah Engkau berikan kepadaku.

TINDAKANKU
Selama seminggu ini, aku akan mengawali doaku dengan ucapan syukur atas keselamatan yang telah dianugerahkan-Nya kepadaku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«