suplemenGKI.com

WASPADALAH!

Amsal 5: 7-23

 

Pengantar
Apakah Saudara tahu bagaimana cara mudah menangkap kera? Mungkin kita perlu belajar dari orang Afrika utara. Untuk menangkap kera seorang pemburu akan mengeluarkan isi sebuah labu lalu membuat lubang yang hanya cukup dimasuki tangan kera di salah satu sisi labu itu. Kemudian labu itu diisi dengan kacang dan diikatkan pada sebatang pohon. 

Kera yang penasaran itu akan tertarik dengan bau kacang, sehingga ia memasukkan tangannya ke dalam labu dan meraup kacang itu. Namun, lubang pada labu itu terlalu kecil baginya, sehingga ia tidak dapat mengeluarkan tangannya karena genggamannya penuh berisi kacang. Oleh karena tidak mau melepaskan kacang dalam genggamannya, kera itu akhirnya dapat dengan mudah ditangkap oleh si pemburu. Kera itu sebenarnya menjerat dirinya sendiri karena tak mau melepaskan genggamannya!

Dalam kehidupan sehari-hari juga ada jebakan manis yang bisa membuat kita terperangkap dalam dosa. Dosa seringkali mewujud dalam rupa yang manis, indah dan nikmat sehingga manusia “kepincut” dan terperangkap masuk  ke dalamnya.  Marilah kita merenungkannya! 

Pemahaman

  • Ayat 7 : Mengapa penting untuk mendengar nasihat  bijak?
  • Ayat 8-10, 14: Apakah yang perlu diwaspadai oleh orang-orang beriman?
  • Ayat 11-13: Apakah yang disesali oleh orang yang tak mau mendengar nasihat bijak ?
  • Ayat 15- 23: Apakah nasihat Amsal untuk kekudusan hidup pernikahan? 

Bacaan Alkitab hari ini membicarakan tentang bahaya dosa seksual yang bisa menjebak banyak orang. Sesungguhnya seks bukanlah dosa tapi orang-orang yang tidak mampu mengendalikan pikirannya tentang seks akan mudah terjebak dalam perangkap dosa. Amsal 5 adalah peringatan bagi setiap orang yang mudah tergoda untuk melakukan dosa seksual. Perhatikan julukan yang Alkitab kenakan pada dosa seksual: kematian (ayat 5), kekejaman (ayat 9), penyesalan (ayat11-14), perangkap (ayat 22), dan kebodohan (ayat 23).

Dosa seksual bisa berupa fantasi pikiran, perselingkuhan ataupun perzinahan. Dosa seksual mewujud dalam jebakan manis yang memiliki daya tarik kuat untuk membuat orang terperangkap di dalamnya. Di jaman ini dosa seksual bisa menguasai siapa saja. Akan tetapi bila orang ketahuan berbuat dosa seksual, ia cenderung menyalahkan orang lain. Memang di sekitar kita ada penjaja seks ataupun para penggoda yang bisa menjebak dengan bujuk rayu yang manis namun bila orang jatuh dalam dosa seksual sebenarnya  lebih karena ketidakmampuannya mengendalikan nafsu seksualnya. Oleh karena itu Amsal  mengingatkan para pembaca untuk bersikap waspada terhadap gelora nafsu seksual. Bila kita tidak waspada maka akan ada penyesalan di kemudian hari.

Di jaman ini ada banyak kasus perselingkuhan dan perzinahan yang merusak hidup rumah tangga. Sesungguhnya selingkuh bukan sembarang selingan; selingkuh adalah selingan yang membelokkan hidup kita ke jurang maut. Firman TUHAN mengingatkan kita untuk menjaga kekudusan hidup dan pernikahan.

Amsal memberikan nasihat: pertama, nikmatilah pasangan sendiri (ayat 15-19). Jangan biarkan pikiran kita menerawang jauh ke rumah orang lain. Fokuskan pandangan kita hanya pada pasangan sendiri. Kembangkanlah relasi pernikahan Saudara sehingga Saudara terpuaskan olehnya. Kedua, sadarlah bahwa TUHAN mengawasi perbuatan kita. Tidak ada satu perbuatan pun yang luput dari tatapan-Nya (ayat 21). Jangan mengelabui diri dan berkata bahwa TUHAN tidak melihat. Ia melihat dan akan membuat perhitungan. Oleh karena itu waspadai setiap keinginan dan sadarilah bahwa jebakan dosa mungkin memberi kenikmatan namun membawa langkah Saudara pada jalan kematian.

Refleksi
Dalam keheningan, renungkanlah perjalanan Saudara dalam menjaga kekudusan hidup dan pernikahan. Apakah Saudara selalu berjuang untuk mengatakan TIDAK pada setiap tawaran nikmat yang bisa merusak kekudusan hidup dan pernikahan?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukankah aku selalu hidup kudus di mana pun aku berada.

Tindakanku

  • Aku akan selalu mengingat janji pernikahan yang pernah kuucapkan.
  • Aku akan selalu mensyukuri hidup pernikahan anugerah TUHAN dengan semakin mencintai pasangan hidupku dan terus setia kepadanya.

Aku akan selalu mengingat bahwa mata TUHAN melihat dan mengawasi isi hati, pkiran dan tindakanku. Aku akan terus berjuang mengendalikan nafsu seksual hingga hidupku memuliakan TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«