suplemenGKI.com

TUHAN HADIR DALAM SETIAP PERSOALAN

Rut 3 : 14 – 4 : 6

 

PENGANTAR
Dalam perjalanan hidup ini, setiap orang tentu pernah menghadapi masalah. Entah itu masalah besar atau kecil, rumit atau mudah diatasi. Terkadang ketika kita menghadapi masalah besar dan ruwet, kita mengeluh dan tidak sabar untuk menemukan jalan keluarnya. Tak jarang kita menggunakan kekuatan diri sendiri dalam menghadapi masalah tersebut. Kita juga tidak menyadari bahwa sebenarnya Tuhan hadir di tengah-tengah masalah yang kita hadapi, untuk menolong kita. Melalui bacaan hari ini kita akan belajar dari pengalaman Rut dan Naomi dalam menghadapi masalah kehidupan.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang dialami Naomi dan Rut di Moab dan di Betlehem ? ( Rut 3 :14-18 )
  2. Bagaimana Tuhan bekerja dalam persoalan yang dialami Rut dan Boas ? ( Rut 4:1-6).

Dalam Rut 1 dikisahkan bahwa Naomi memiliki dua orang anak mantu, bernama Orpa dan Rut. Mereka merantau di negri Moab karena di Israel terjadi bala kelaparan. Di negeri Moab inilah mereka mengalami masalah besar, Elimelek suami Naomi meninggal, kemudian diikuti Mahlon dan Kilyon juga meninggal ( Rut 1:5), dan hal ini menimbulkan dukacita bagi Naomi, Rut dan Orpa, karena orang-orang yang mereka cintai pergi untuk selama-lamanya. Dalam kondisi seperti itulah Naomi meminta kepada kedua menantunya untuk kembali ke rumah mereka namun Rut berketetapan untuk ikut Naomi.

Dalam perjalanan hidup selanjutnya, Naomi dan Rut memutuskan pulang ke Betlehem. Suka dan duka mereka jalani bersama. Naomi menasehati Rut untuk pergi kepada Boas, salah seorang sanaknya dan meminta Boas menebus pusakanya dan menjadikan Rut istrinya untuk meneruskan keturunan Elimelek. Nasehat Naomipun dituruti oleh Rut, ia datang ke tempat pengirikan gandum dan tidur di sebelah kaki Boas. (3:14-18)

Dalam persoalan ini Boas sadar bahwa dirinya termasuk salah satu orang yang berhak menebus Rut, namun ada sanak yang lebih berhak dari pada Boas. Untuk itu Boas harus memastikan kepada orang yang bersangkutan. Ketika dihadapan tua-tua Israel orang tersebut tidak bersedia menebus, barulah Boas bersedia menebus tanah pusaka milik Elimelek dan menjadikan Rut sebagai istrinya. (4:1-6).

Perjalanan Naomi dan Rut kerapkali diperhadapkan dengan permasalahan hidup. Namun dibalik semua persoalan yang dihadapi mereka, mereka selalu berserah dan percaya kepada Tuhan sehingga Tuhan menemani mereka dan mereka mendapat jalan keluar yang terbaik. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi kita dalam menghadapi setiap persoalan yang ada agar kita selalu berserah dan percaya, karena sesungguhnya Tuhan hadir menemani kita.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan ! Apakah anda percaya bahwa Tuhan menemani anda ketika sedang menghadapi badai kehidupan ?
Jika demikian, bagaimana seharusnya sikap anda ?

TEKADKU
Ya Tuhan, Firman-Mu meneguhkan dan mengingatkan saya bahwa Tuhan selalu menemani saya ketika saya sedang menghadapi badai kehidupan. Trima kasih Tuhan untuk kasih setia-Mu. Amin.

TINDAKANKU
Saya akan terus percaya dan berserah kepada Tuhan, dalam menjalani hidup ini, karena Tuhan selalu hadir menemani saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«