suplemenGKI.com

Selasa, 9 Juli 2019

08/07/2019

FIRMAN YANG DEKAT

ULANGAN 30:9-14

 

Pengantar
Kita sering mendengar atau bahkan mungkin kita sendiri yang berkata “Saya masih belum bisa melakukan firman itu karena sulit, atau tidak cocok!” Atau “Firman Tuhan hari ini, sepertinya hanya bisa dilakukan oleh orang tertentu saja!” Pada bacaan kita hari ini Musa mengingatkan bangsa Israel dan juga kita semua bahwa melakukan perintah atau firman Tuhan bukan suatu hal yang sulit atau mustahil untuk dilakukan. Mari kita renungkan!

Pemahaman

  • Ayat 9-10               : Berkat apa yang akan diberikan oleh Tuhan jika umat-Nya mau mendengarkan dan melakukan segala perintah dan ketetapan-Nya?
  • Ayat 11-14            : Tentang perintah Tuhan itu, apa maksud perkataan Musa bahwa perintah itu “tidak di langit tempatnya” dan “tidak di seberang laut tempatnya”?
  • Ayat 14 (akhir)      : Apa tujuan Allah memberikan kemudahan itu kepada kita?

Sekali lagi Tuhan mengingatkan kita bahwa Tuhan berjanji akan memberkati kita dan melimpahi kita dengan segala kebaikan di dalam segala pekerjaan, buah kandungan, hasil ternak dan hasil bumi, apabila bangsa Israel mau mendengarkan dan melakukan segala perintah atau firman yang Tuhan telah disampaikan kepada mereka (Ay. 9-10).

Maksud dari ungkapan perkataan yang dikatakan Musa “tidak dilangit tempatnya” dan “tidak di seberang laut tempatnya” berarti bahwa perintah itu adalah sesuatu yang dapat diraih, tidak begitu jauh dan tinggi seperti langit dan laut. Firman Tuhan bukanlah sesuatu yang tidak realistis dan tidak dapat dilakukan. Tetapi sebaliknya, firman Tuhan itu ada di tengah-tengah mereka, perintah itu berada sangat dekat dengan mereka, yaitu ada di dalam mulut dan hati mereka (Ay. 14).

Ayat 14 juga ditutup dengan kalimat “Untuk dilakukan” yang memberikan kesimpulan bahwa semua kemudahan yang Allah berikan, yaitu kedekatan dan keakraban dengan firman Tuhan adalah bertujuan supaya kita bisa melakukannya. Perkataan Musa ini mengingatkan dan menguatkan kita untuk tidak ragu dalam melakukan firman Tuhan. Sehingga kita tidak bisa berdalih atas segala ketidaktaatan kita untuk tidak melakukan firman-Nya.

Refleksi
Renungkanlah: Setiap firman yang kita baca dan kita dengar, bagian mana dari firman Tuhan yang sering kita anggap terlalu mustahil untuk kita lakukan? Mengapa kita menganggap itu sulit? Sudahkah kita mencoba dan terus berlatih untuk melakukannya?

Tekadku
Ya Tuhan, Berilah kami kekuatan dan ketekunan untuk terus berlatih dalam melakukan firman-Mu, sampai kami bisa taat dan menjadikan firman itu sebagai gaya hidup kami dalam mengikut Engkau.

Tindakanku
Hal utama yang bisa saya lakukan sekarang adalah mendengar dengan sungguh firman Tuhan yang saya dengar di gereja, persekutuan, radio dan dimanapun dan terus berlatih untuk melakukannya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»