suplemenGKI.com

Ulangan 26:5-11.

 

Mempersembahkan Hasil Pertama Sebagai Wujud Syukur (2)

 

Pengantar:
Pernahkah saudara mengalami kesulitan dalam kehidupan? Misalnya, karena sesuatu kejadian yang tidak pernah saudara duga, saudara kemudian mengalami kesulitan keuangan, sampai saudara tidak bisa mengembangkan usaha, pekerjaan bahkan keadaan ekonomi rumah tanggapun sangat memprihatinkan. Kemudian saudara meminta tolong kepada teman atau kerabat dan melalui pertolongan teman atau kerabat tersebut keadaan ekonomi saudara kemudian menjadi membaik dan pelan tapi pasti semua keadaan menjadi pulih bahkan berkelimpahan. Apa yang harus saudara lakukan kepada orang yang telah menolong saudara?

Pemahaman:

  1. Apa yang hendak digambarkan oleh penulis Kitab Ulangan 26:5-7?
  2. Bagaimana keadaan mereka setelah berseru kepada Tuhan? (v. 8-9)
  3. Apakah nilai yang hendak ditonjolkan dalam tindakan umat Israel pada V. 10-11?

Ayat 5b dikatakan “Bapaku dahulu seorang Aram, seoarng pengembara” Bagian

ini mengandung arti seorang yang terhilang, dalam kesulitan dan berada di ambang binasa. Itulah gambaran umat Israel ketika berada di Mesir, mereka mengalami banyak kesulitan. Ketika itu mereka sebagai pihak yang diperbudak oleh Mesir. Di tengah-tengah kondisi yang serba sulit, terhimpit, tertindas dan teraniaya itu mereka berseru kepada Allah, dan Allah menolong mereka dengan membawa mereka keluar dari Mesir dan memberikan tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madunya (v. 9)

Ketika mereka sudah berada di Kanaan, tanah yang dijanjikan Allah kepada nenek moyangnya, keadaan mereka berubah. Mereka tidak lagi hidup dalam kesulitan, mereka tidak lagi kesulitan ekonomi, tidak lagi diperbudak Mesir. Bahkan mereka kini telah menikmati hasil tanah pemberian Allah itu. Semua itu mereka hayati sebagai berkat anugerah pertolongan dari Allah yang telah menolong mereka dengan tangan yang kuat (v. 8)

Sebagai wujud ungkapan syukur atas pertolongan dan anugerah Allah bagi mereka, umat Israel membawa persembahan dari hasil pertama dari setiap hasil bumi yang telah Allah berikan kepada mereka. Bukan hanya berupa hasil pertama yang mereka bawa kepada Allah, tetapi dikatakan “engkau harus sujud di hadapan Tuhan, Allahmu” (v. 10b) Sebuah tindakkan menyembah, menghormati dan mengakui Tuhan Allah yang telah menolong mereka.

Refleksi:
Pernahkah saudara mengingat, siapakah diri kita sebelum menjadi percaya kepada Tuhan? Pernahkan saudara menghitung berapa banyak berkat Tuhan yang telah kita rasakan, miliki, nikmati dalam hidup kita? Apakah saudara telah membawa persembahan yang terbaik kepada Tuhan? Apakah saudara telah menyembah, menghormati dan mengakui Tuhan dalam hidup ini, dengan terus berkomitmen untuk memberi persembahan, melayani dan mengasihi Tuhan?

Tekad:
Tuhan, tolonglah agar aku dapat terus mengingat akan segala kebaikan-Mu dalam hidupku.

Tindakkan:
Aku mau memacu diri untuk terus berkomitmen mempersembahkan yang terbaik terutama mempersembahkan hidup ini untuk menyembah dan melayani Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«